Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan bahwa situasi keamanan dalam negeri saat ini tetap terkendali. Pernyataan ini disampaikan untuk meredakan kekhawatiran masyarakat yang dipicu oleh banyaknya informasi menyesatkan yang beredar di media sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan Djamari usai memimpin rapat tertutup bertajuk "Sinergi Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan Nasional" di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026). Rapat yang berlangsung tertutup itu turut dihadiri Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Kepala BIN Muhammad Herindra.
"Situasi di dalam negeri sangat-sangat mantap. Dan perkembangan situasi yang terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kita semua," ujarnya dalam konferensi pers setelah rapat.
Djamari menjelaskan bahwa koordinasi antarlembaga terus dilakukan secara intensif. "Kendali Panglima, kendali Kapolri, kendali masalah BIN, intelijen, masalah itu juga terus diikuti dan selalu kita berkoordinasi untuk menyegarkan kondisi-kondisi yang kita hadapi pada setiap saat," lanjutnya.
Ia mengakui adanya keresahan di tengah masyarakat akibat masifnya peredaran informasi terkait aksi demonstrasi di media sosial. Namun, Djamari memastikan bahwa konten-konten tersebut merupakan hoaks yang sengaja digulirkan untuk memengaruhi opini publik.
"Kalaulah kita lihat apa yang berkembang sekarang di masyarakat kita, begitu banyak melalui berita-berita di media sosial yang sedikit mengganggu, menimbulkan kekhawatiran dalam bentuk hoaks, disinformasi, fitnah, dan kebencian. Kami bersepakat untuk menyampaikan kepada masyarakat supaya tidak terganggu dengan masalah itu. Kami menanganinya dengan baik," tegasnya.
Artikel Terkait
Polri Pastikan Pengamanan HUT ke-81 RI Berjalan Aman dan Kondusif
Menko Polkam Pastikan Keamanan Nasional Tetap Terkendali
Kebakaran Rumah di Sawah Besar Berhasil Dilokalisir, 95 Personel Dikerahkan
Pemerintah Bantah Isu Penutupan Warung Rakyat, Tegaskan Koperasi Desa Justru Jadi Mitra