Seorang perempuan berinisial I (39), warga Sragen Tengah, Kabupaten Sragen, meninggal dunia setelah mengalami sesak napas. Proses pemakamannya melibatkan puluhan orang karena bobot tubuhnya mencapai 300 kilogram.
Jenazah I dimakamkan di TPU Mbah Balak, Plumbungan, Karangmalang, Sragen, pada Selasa (4/8) sore sekitar pukul 17.23 WIB. Peti berwarna putih berisi jenazah diturunkan ke liang lahat oleh personel gabungan dengan bantuan alat vertical rescue.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen, Triyono Putro, mengatakan proses pemakaman melibatkan lebih dari 35 personel dari berbagai unsur. Mereka terdiri dari relawan, Sukapura Sragen, Damkar, dan PMI. "Tim gabungan kami sekitar lebih dari 35-an personel, mereka terdiri dari relawan, Sukapura Sragen, Damkar, PMI membantu masyarakat menggunakan teknik vertical rescue. Bersama teman-teman saat ini alhamdulillah bisa berjalan dengan baik," katanya di lokasi.
Triyono menambahkan persiapan pemakaman memakan waktu sekitar dua jam, termasuk penggalian kubur. "Persiapannya sekitar 2 jam untuk pelaksanaan setting-nya, pelaksanaan penggalian kuburnya, dan semuanya ready. Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik," ucapnya.
Proses menurunkan jenazah ke liang lahat berlangsung sekitar 20 menit. Menurut Triyono, ini merupakan kali pertama di Sragen pemakaman jenazah dengan bobot mencapai 300 kilogram.
Artikel Terkait
Jenazah 250 Kg Dimakamkan dengan Bantuan Damkar dan BPBD Boyolali
Karhutla di Kalimantan Meluas, Ribuan Hektare Lahan Terbakar
Karhutla di Banjarbaru Meluas, Capai 969 Hektare
Jenazah Pria Hilang 42 Hari Ditemukan di Bukit Kroya Cilegon