Kecelakaan Maut di Tanah Bumbu: Mobil Tangki Tabrak Pikap Mahasiswa KKN, 7 Tewas

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:45 WIB
Kecelakaan Maut di Tanah Bumbu: Mobil Tangki Tabrak Pikap Mahasiswa KKN, 7 Tewas

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, tepatnya di Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, siang tadi. Sebuah mobil tangki minyak menabrak mobil pikap yang mengangkut mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), mengakibatkan tujuh orang tewas.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wita. Kapolsek Mantewe, AKP Kusnin, menjelaskan kecelakaan bermula saat mobil tangki yang dikemudikan MI melaju dari arah Banjarbaru menuju Batulicin. Diduga hilang kendali, truk tersebut kemudian menabrak pikap yang membawa para mahasiswa yang sedang dalam perjalanan menuju tempat wisata.

Akibat tabrakan tersebut, dari delapan korban, tujuh orang meninggal dunia dan satu orang selamat. Korban selamat, yang diketahui bernama MFH, merupakan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat dan telah dirujuk ke Rumah Sakit Marina di Kabupaten Tanah Bumbu.

Identitas Korban

Para korban tewas adalah sopir mobil tangki berinisial MI, mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat berinisial MR (20) dan ACG (21), mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Selatan berinisial NIJ (22), NAS (21), VAS (22), serta seorang anggota karang taruna berinisial TMA (21).

"Benar ada tujuh orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di jalan bypass Desa Gunung Raya Mantewe," ujar Kusnin, Sabtu (1/8/2026) sore.

"Total ada delapan korban, tujuh meninggal termasuk sopir truk, dan satu selamat dari mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat inisial MFH," lanjutnya.

Diketahui, para mahasiswa tersebut hendak menuju Sungai Alut di Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, untuk berlibur. Pikap yang mereka tumpangi merupakan milik Desa Irigasi Batulicin.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags