Brigadir Polri Raih Hoegeng Awards 2026 Berkat Inovasi Digitalisasi Data Kriminal di Misi PBB

- Jumat, 31 Juli 2026 | 20:55 WIB
Brigadir Polri Raih Hoegeng Awards 2026 Berkat Inovasi Digitalisasi Data Kriminal di Misi PBB

Brigadir Renita Rismayanti, anggota Divisi Hubungan Internasional Polri, dinobatkan sebagai penerima Hoegeng Awards 2026 untuk kategori Polisi Inovatif. Penghargaan ini diberikan atas inovasinya dalam pendataan kriminal saat bertugas di Misi Stabilisasi Terintegrasi Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA).

Malam puncak penganugerahan berlangsung di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026), dan disiarkan langsung oleh detikcom. Hadir dalam acara tersebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Chairman CT Corp Chairul Tanjung, serta sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara.

Pengumuman pemenang dibacakan oleh anggota Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 sekaligus anggota Kompolnas, Gufron Mabruri. Trofi diserahkan oleh Ketua MPR Ahmad Muzani.

Penghargaan ini menjadi puncak dari rangkaian seleksi panjang yang melibatkan lima dewan pakar dari berbagai unsur masyarakat, yaitu Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid, Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Achmad Santosa, Gufron Mabruri, dan Ketua Komisi III DPR Habiburokhman.

Inovasi Digitalisasi Data Kriminal

Saat bertugas di Republik Afrika Tengah pada 2023-2024, Renita ditempatkan sebagai Petugas Basis Database Kriminal. Ia melihat pendataan kasus kriminal di negara tersebut masih dilakukan secara manual. Renita kemudian mendapat penugasan untuk merekam data secara digital agar dapat langsung tersambung ke Markas UNPOL.

"Awal penugasan saya, setelah saya tiba di negara tersebut, saya diperkenalkan dengan negara yang masih banyak sekali terjadi konflik di sana. Jadi berbeda sekali dengan negara kita Indonesia," kata Renita dalam wawancara kandidat Hoegeng Awards 2026.

"Penempatan pertama saya di sana ditempatkan di seksi analis kriminal unit database kriminal. Sebagai officer di unit database kriminal, pekerjaan saya di sana sehari-hari yaitu melakukan register atas seluruh tindak pidana kriminal yang ada di negara tersebut," tambahnya.

Berkat inovasinya, Renita berhasil melakukan migrasi data kriminal UN Police hingga mendapatkan penghargaan dari PBB.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags