Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran. Ia menyatakan bahwa militer AS akan membom infrastruktur sipil Iran setiap kali Teheran menembaki kapal di Selat Hormuz.
"Setiap kali Republik Islam Iran menembaki kapal di Selat Hormuz, baik itu dengan rudal, roket, drone, atau perangkat atau senjata lainnya, Amerika Serikat akan membom dan menghancurkan SATU JEMBATAN ATAU PEMBANGKIT LISTRIK," tulis Trump di media sosial Truth Social, seperti dilansir AFP, Rabu (22/7/2026).
Ketegangan antara Iran dan AS terus memanas. Terbaru, Iran melaporkan serangan rudal AS menghantam wilayahnya. Kantor berita Iran, Tasnim, menyebutkan serangan rudal AS menghantam Pulau Larak di Selat Hormuz pada sore hari waktu setempat. Penduduk dilaporkan mendengar ledakan keras di wilayah tersebut.
"Pada pukul 14.48, Pulau Larak menjadi sasaran rudal Amerika," tulis Tasnim. "Pihak berwenang saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk menentukan skala serangan, titik dampak yang tepat, dan tingkat kerusakan yang mungkin terjadi," lanjut laporan tersebut.
Artikel Terkait
Harga Minyak Naik di Tengah Ancaman Sanksi AS ke Iran dan Gangguan Pasokan
Harga Minyak Mentah Melonjak Akibat Ancaman Ekonomi AS terhadap Iran
Trump Klaim Korut Punya 57 Nuklir, Korsel Bantah
Iran Kecam Sanksi Ekonomi AS, Sebut sebagai Terorisme Ekonomi dan Pengalihan Isu