Keakraban Prabowo, Kapolri, dan Panglima TNI Warnai Upacara Prasetya Perwira 2026

- Rabu, 22 Juli 2026 | 16:00 WIB
Keakraban Prabowo, Kapolri, dan Panglima TNI Warnai Upacara Prasetya Perwira 2026

Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri Tahun 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026) pagi. Presiden Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto tampak kompak dan solid sepanjang rangkaian acara. Usai prosesi, Prabowo terlihat bersenda gurau dengan kedua pimpinan lembaga keamanan itu, diikuti tawa lebar dari Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala BIN Herindra, Menko Polkam Djamari Chaniago, dan Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin.

Keakraban ini mencerminkan harmoni serta koordinasi yang kuat antara TNI dan Polri di bawah kepemimpinan Prabowo. Dalam amanatnya, Presiden menekankan bahwa kedua institusi merupakan penopang vital bagi keberlangsungan bangsa. "TNI dan Polri adalah dua institusi yang vital bagi kelangsungan hidup negara. TNI dan Polri harus kuat. TNI dan Polri harus profesional. TNI dan Polri harus bersama-sama menjaga bangsa Indonesia," ujar Prabowo.

Presiden juga mengimbau para perwira muda yang baru dilantik untuk menjaga integritas dan kepercayaan rakyat. Ia mengingatkan bahwa setiap perwira harus mengabdikan diri sebagai pelindung, pengayom, dan pembela rakyat. "Sekali saudara mengkhianati rakyat, saat itu pula saudara kehilangan kehormatanmu. Ingatlah selalu, saudara lahir dari rakyat, dididik dengan uang rakyat. Pakaian yang kau pakai dari ujung kaki sampai ujung kepala adalah dari rakyat. Makanmu dari rakyat. Gajimu dari rakyat. Mengabdi selalu untuk rakyat. Jadilah pelindung, pengayom, dan pembela rakyat," tegasnya.

Dalam upacara tersebut, sebanyak 1.177 calon perwira remaja (capraja) resmi dilantik, terdiri dari 512 lulusan Akademi Militer (Akmil), 229 lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL), 154 lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU), serta 282 lulusan Akademi Kepolisian (Akpol). Prabowo juga memberikan penghargaan Adhi Makayasa kepada empat perwira berprestasi, yakni Letda Inf. Calvin Tidar Sakti (Akmil), Letda Laut (P) Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra (AAL), Letda Pnb. Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman (AAU), dan Ipda Harindra Arsandho Tegarbaja (Akpol).

Prabowo menegaskan bahwa pangkat pertama yang diterima para perwira remaja merupakan amanah dan kepercayaan dari seluruh rakyat Indonesia. "Mulai hari ini, saudara bukan lagi milik dirimu sendiri. Mulai hari ini, sesungguhnya saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara. Saudara adalah generasi penerus yang akan memikul tanggungjawab berat untuk membela negara dan bangsa, meneruskan cita-cita pendiri bangsa," ucapnya.

Presiden juga mengapresiasi keterlibatan para calon perwira dalam penanganan bencana di Pulau Sumatra sebagai wujud nyata pengabdian. "Itulah makna pengabdian yang sesungguhnya. Saya gembira bahwa angkatan ini terlibat langsung dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatera Utara. Kita adalah tentara dan polisi rakyat. Kesulitan rakyat akan menjadi kesulitan saudara," katanya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags