Sebanyak 312 ton meat bone meal atau tepung daging dan tulang yang mengandung porcine (babi) yang masuk ke Indonesia dimusnahkan. Pemerintah juga mencabut izin satu perusahaan terkait dan memberikan sanksi kepada empat perusahaan lainnya.
"Ya, yang kita bekukan, kita cabut izinnya itu satu perusahaan yang hari ini kita musnahkan," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Dirjen PKH Kementan), Agung Suganda, kepada wartawan di Bogor, Rabu (22/7/2026).
Empat perusahaan lainnya mendapat sanksi pembekuan sementara. "Kemudian yang empat lain, itu kita bekukan sementara untuk mendapatkan penjelasan dari otoritas kompeten di negara Brasil untuk menjamin bahwa produksi MBM (meat bone meal) yang akan diekspor ke Indonesia memenuhi standar dari protokol yang disepakati kedua negara," ungkapnya.
Meskipun dokumen menyatakan produk tersebut bebas kandungan babi, kenyataannya masih mengandung porcine. Pemerintah berkoordinasi dengan otoritas Brasil untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Pemusnahan dilakukan oleh Badan Karantina Nasional (Barantin), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, dan Kementerian Pertanian di Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat. Meat bone meal tersebut berasal dari Brasil.
Kepala Barantin, Abdul Kadir Karding, menjelaskan tepung itu biasanya digunakan sebagai campuran pakan hewan ternak. "Kalau pakan unggas prinsipnya itu dia harus bebas dari penyakit, dia harus sehat, dia harus aman, dan berarti juga harus halal. Itu prinsip dasarnya," kata Karding.
Ia menambahkan bahan tersebut dapat menjadi makanan ternak yang kemudian daging atau telurnya beredar ke masyarakat. Pakan ternak mengandung babi tidak boleh beredar. "Nah, karena tadi itu makanan ini akan beredar dimakan oleh unggas, unggas akan jadi telur dan daging, maka itu tidak boleh beredar," ujarnya.
Artikel Terkait
Polisi Amankan Ribuan Obat Ilegal dan Airsoft Gun di Gunung Putri
Truk Tabrak Rumah Warga di Bogor, Sopir Diduga Kurang Konsentrasi
Disemprot Ibu-Ibu Soal Pembabatan Gunung Galuga, Dedi Mulyadi Buka Suara
Gudang Sparepart Motor di Tajur Halang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta