Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan di final Piala Dunia 2026. Ia tetap bertahan di atas panggung saat Timnas Spanyol mengangkat trofi kemenangan setelah mengalahkan Argentina. Trump menikmati momen tersebut dan menyebut turnamen ini sebagai "acara olahraga paling sukses mungkin dalam sejarah dunia".
Trump tiba di stadion New York-New Jersey dengan helikopter Marine One untuk menyaksikan laga puncak. Selama pertandingan, ia duduk di samping Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ibu Negara Melania Trump. Saat lagu kebangsaan AS berkumandang, ia berdiri dan memberi hormat. Namun, ketika berjalan ke lapangan bersama Infantino, Trump disambut cemoohan keras dari sebagian penonton.
Meski demikian, Trump tetap berlama-lama di atas panggung. Infantino sempat mencoba membawanya pergi saat pemain Spanyol mengangkat trofi, tetapi Trump bertahan dan bahkan melakukan versi singkat dari "tarian Trump" khasnya di depan para pemain Spanyol.
Sebelum pertandingan, Trump memprediksi Lionel Messi akan memberi Argentina keunggulan. Ia juga menyebut Presiden Argentina Javier Milei, yang tidak hadir karena takhayul, sebagai teman yang telah melakukan pekerjaan luar biasa.
Di sisi lain, Spanyol berhasil keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. La Furia Roja menang 1-0 atas Argentina melalui perpanjangan waktu 120 menit. Gol tunggal dicetak Ferran Torres pada menit ke-106 setelah skor imbang 0-0 selama 90 menit.
Argentina harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Enzo Fernandez mendapat kartu kuning kedua di pengujung waktu normal. Setelah peluit panjang, Leandro Paredes juga diganjar kartu merah. Hasil ini membuat Spanyol merengkuh trofi juara dunia keduanya setelah pertama kali pada 2010. Sementara itu, Argentina gagal mempertahankan gelar yang direbut empat tahun lalu.
Artikel Terkait
Klaim Gavi Tuding Argentina Korupsi Usai Final Piala Dunia 2026 Ternyata Hoaks
Dari Desa Kecil ke Panggung Dunia: Kisah Pau Cubarsi, Bek Muda Spanyol yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Andy Burnham Resmi Jadi PM Inggris, Telepon Perdana dengan Trump
Belanda Raih Penghargaan Fair Play FIFA untuk Pertama Kalinya