Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio memuji langkah pemerintah Lebanon dalam upaya melucuti senjata Hizbullah dan membongkar infrastruktur teroris kelompok tersebut. Pujian itu disampaikan saat Rubio menerima kunjungan Presiden Lebanon Joseph Aoun di Washington, Senin (20/7/2026).
Ini merupakan kunjungan pertama kepala negara Lebanon ke ibu kota AS sejak Michel Sleiman bertemu Barack Obama pada 2009. Aoun dijadwalkan bertemu dengan Presiden Donald Trump pada Selasa.
Dalam pernyataan resmi Departemen Luar Negeri AS, Rubio mengapresiasi "upaya gigih" pemerintah Lebanon untuk merebut kembali kedaulatan negara, melucuti senjata Hizbullah, dan bergerak menuju perdamaian.
Rubio menegaskan komitmen Washington mendukung implementasi Kerangka Kerja Trilateral serta upaya pemerintah Lebanon dalam mewujudkan perdamaian, pemulihan ekonomi, dan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Lebanon.
Menurut kantor kepresidenan Lebanon, Aoun juga berencana membahas penguatan gencatan senjata dan penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon yang diduduki.
Kunjungan Aoun terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional. Sehari sebelumnya, AS melancarkan serangan udara terhadap Iran sebagai respons atas tewasnya personel militer AS pertama sejak konflik Timur Tengah kembali memanas.
Artikel Terkait
Rubio Temui Presiden Lebanon Bahas Pelucutan Senjata Hizbullah
Presiden Lebanon Terbang ke Washington untuk Bertemu Trump Bahas Gencatan Senjata
AS di Bawah Trump Kembali Gencar Targetkan ICC, Sanksi hingga Larangan Perjalanan Disiapkan
Korban Tewas di Lebanon Tembus 4.304 Orang, Israel Bersikukuh Tak Tarik Pasukan