KRL Tabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi, 5 Tewas dan Puluhan Luka

- Selasa, 28 April 2026 | 04:15 WIB
KRL Tabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi, 5 Tewas dan Puluhan Luka

Jakarta Kecelakaan tragis terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Sebuah Commuter Line bertabrakan dengan kereta jarak jauh. PT Kereta Api Indonesia (Persero) angkat bicara. Mereka menyampaikan duka mendalam. Total lima orang dilaporkan meninggal dunia. Masih ada korban lain yang tengah dievakuasi, terutama dari gerbong wanita. “Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam pernyataan resmi di Jakarta, Selasa, 28 April 2026. Pernyataan ini dikutip dari Antara. Insiden ini terjadi di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta. KAI menyebutnya sebagai insiden operasional yang langsung berdampak pada jadwal perjalanan kereta. Tak bisa dipungkiri, situasi ini membawa kesedihan mendalam bagi para pelanggan dan juga keluarga yang masih menanti kabar. Saat ini, fokus utama ada di evakuasi dan penanganan korban. Prioritasnya jelas: keselamatan dan kondisi setiap penumpang. Kabar baiknya, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Lega rasanya mendengar itu. Di sisi lain, perhatian kini tertuju pada penumpang KRL yang terdampak. Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 38 penumpang KRL telah dilarikan ke rumah sakit. Mereka mendapatkan perawatan lebih lanjut di beberapa fasilitas kesehatan terdekat, seperti RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi. Proses penanganan di lapangan berlangsung cepat. KAI berkolaborasi dengan Basarnas, TNI, Polri, dan tim medis. Semua bergerak bersama, memastikan setiap korban mendapat pertolongan secepat mungkin. “Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik,” tambah Anne.


Evakuasi korban tewas. Foto: Tangkapan Layar

Seiring berjalannya penanganan di lokasi, KAI mulai menyesuaikan pola operasi perjalanan KRL. Mereka mengatur ulang jadwal sesuai kondisi jalur yang ada. Tujuannya, layanan kepada pelanggan tetap bisa berjalan, meski secara bertahap. Untuk pelanggan KA 4 Argo Bromo Anggrek rute Surabaya Pasar Turi – Gambir, KAI menyiapkan bus sebagai alternatif. Bus itu akan mengantar mereka melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Gambir. Namun begitu, untuk sementara waktu, seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen dihentikan. Langkah ini diambil demi mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan ke depannya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar