Prabowo Beri Rapor Memuaskan untuk Bahlil dan Puji Kader Golkar

- Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:42 WIB
Prabowo Beri Rapor Memuaskan untuk Bahlil dan Puji Kader Golkar

Presiden Prabowo Subianto menghadiri peluncuran dan bedah buku berjudul "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia" di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8). Dalam acara itu, Prabowo menunjukkan kedekatannya dengan Partai Golkar dan ketua umumnya, Bahlil Lahadalia, melalui sejumlah momen yang terekam.

Prabowo sempat menyapa satu per satu tokoh yang hadir, termasuk Bahlil beserta keluarganya dan politikus senior Golkar, Akbar Tanjung. Ia mengaku dirinya juga alumni Partai Golkar di masa lalu, sehingga merasa akrab dengan wajah-wajah lama di acara tersebut.

"Kemudian sesepuh Partai Golkar, sesepuh kita semua, Bapak Akbar Tanjung. Masalahnya karena saya juga alumni Partai Golkar juga di masa lalu. Jadi kalau saya diundang di acara-acara Golkar, kelihatan banyak wajah-wajah lama, kawan-kawan lama ada semua," ujar Prabowo.

Ia pun memuji Golkar yang dinilainya banyak menyumbang kader-kader terbaik. "Memang Golkar banyak menyumbang kader-kader yang terbaik ke mana-mana sebetulnya," tutur Prabowo.

Rapor Memuaskan untuk Bahlil

Dalam kesempatan itu, Prabowo memberikan penilaian terhadap kinerja Bahlil selama dua tahun menjadi pembantunya. Ia menyebut kinerja Bahlil memuaskan dan memberikan rapor dengan nilai tinggi.

"Pak Bahlil, ya kan, teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya. Ambil manfaat dari apa yang sudah kau pelajari. Saya terus menilai pekerjaan beliau dan saya menilai sampai sekarang beliau harus saya kasih rapor memuaskan," kata Prabowo.

Prabowo mengakui bahwa memberikan nilai bukan perkara mudah karena setiap aspek memiliki nilai tersendiri. "(Nilai) 100 itu milik Yang Maha Kuasa, iya kan? 99 dimiliki oleh MPR RI ya. 98 dimiliki oleh Presiden Republik Indonesia, 98. 97 dimiliki oleh DPR RI. Jadi kalau (Menteri) udah dapat nilai 91, 92 sudah tinggi itu," ujar dia.

"(Nilai) 96 DPD ya kan, 96 DPD. Nah 95 Ketua Umum partai ya kan. Jadi kalau menteri dapat 88, 89 oke, memuaskan," sambungnya.

Meski demikian, Prabowo menilai masih ada waktu dua tahun lagi bagi para menteri untuk meningkatkan kinerja. "Tapi masih tengah, jadi ini dua tahun, masih ada... ini bisa dikatakan kayak semester apa itu mid-semester. Jadi masih ada waktu untuk memperbaiki, untuk yang lain-lain masih ada waktu memperbaiki nilai," tutur dia.

Kecerdasan Bukan Hanya dari Sekolah

Prabowo juga menyebut bahwa kecerdasan seseorang tidak ditentukan oleh tempat ia bersekolah. Menurutnya, hal itu telah dibuktikan oleh Bahlil.

Ia menjelaskan ada dua jalan yang bisa melahirkan seorang pemimpin. "Ada pemimpin yang dilahirkan dan pemimpin yang dibesarkan. Dua-dua menurut saya hampir sama. Ada orang yang dilahirkan sudah dalam keadaan yang katakanlah sudah mapan, sudah kaya, dari keluarga yang kuat," tutur Prabowo.

"Ada yang dilahirkan dari keluarga yang kehidupannya sederhana atau sangat sulit," lanjut dia.

Ia menilai faktor kedua tercermin dalam kehidupan Bahlil. "Karena DNA pemimpin itu mungkin sudah ada. Mungkin ayahandanya Pak Bahlil walaupun status ekonomi mungkin waktu itu sangat sederhana, tapi mungkin DNA juga sebagai petarung, DNA juga sebagai pemimpin di kawasan itu," ungkapnya.

Prabowo menegaskan hambatan tidak menutup kemungkinan seseorang menjadi pemimpin atau orang cerdas. Kecerdasan, kata dia, tidak hanya ditentukan dari sekolah, melainkan banyak faktor lain. Bahlil, menurut Prabowo, membuktikan hal itu.

"Kecerdasan itu bukan dari sekolah menurut saya. Kecerdasan bukan dari sekolah. Dan ini sudah kita buktikan berkali-kali. Hari ini, sekarang kita buktikan lagi Pak Bahlil," ucap Prabowo.

"Saya kira sekolahnya nggak terlalu terkenal Pak Bahlil ya. Kalau dicari di Google kampusnya udah nggak ada. Dan itu sudah kita buktikan di mana-mana. Tidak menjamin sekolahnya di mana. Kecerdasan itu mungkin didapat dari jelas dari orang tua," lanjut dia.

Kelebihan Bahlil

Prabowo mengungkapkan kelebihan Bahlil selain cerdas, yaitu humoris. Ia mengaku tidak terlalu kenal dekat dengan Bahlil saat sama-sama menjadi pembantu Presiden Jokowi karena urusan mereka berbeda. Prabowo menjabat Menteri Pertahanan, sementara Bahlil menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal.

"Tapi pada saat-saat ketemu saya melihat bahwa sebenarnya beliau memiliki kemampuan kecerdasan, keberanian, ya kan," ungkap Prabowo.

Prabowo juga menyebut Bahlil memiliki kelebihan karena berasal dari timur Indonesia namun bisa meminang wanita asal Jawa. "Dan memang kelebihan beliau yang ini jarang dimiliki oleh orang dari Indonesia Timur: Beliau mungkin-mungkin itu pengaruh istri yang dari Jawa. Ini jasa istri," tutur Prabowo.

"Jadi orang Indonesia Timur itu ciri khasnya itu ya, ciri khasnya blak-blakan. Di alam Indonesia kadang-kadang tidak boleh terlalu blak-blakan. Nah ini saya kira pengaruh Ibu, istrinya Pak Bahlil ini ya. Jadi Anda berhasil lah agak menjinakkan orang Indonesia Timur," lanjutnya.

Selain itu, Prabowo menilai sifat humoris Bahlil juga ditunjukkan dengan membuat Jokowi tertawa. Pasalnya, menurut Prabowo, orang Solo jarang bisa tertawa. "Orang Indonesia Timur itu keras, cepat naik. Tapi saya perhatikan beliau, orang Indonesia Timur tapi pandai. Kalau aku lihat beliau, bisa bikin Pak Jokowi ketawa. Orang Solo itu susah ketawa itu. Orang Solo itu kalem," kata Prabowo.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags