TNI tengah menyelidiki dugaan keterlibatan anggotanya dalam kasus tewasnya seorang pria berinisial DPI (30) di Palmerah, Jakarta Barat. Kasus ini sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan dikaitkan dengan dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum anggota TNI.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
“Terkait pemberitaan tersebut, kami menghormati semua proses hukum,” kata Muhammad Nas kepada kumparan, Rabu (5/8).
Menurut dia, perkara tersebut masih dalam tahap penyidikan sehingga belum dapat ditarik kesimpulan.
“Saat ini perkara masih dalam tahap penyidikan terhadap terduga pelaku oleh aparat yang berwenang, sehingga seluruh fakta hukum belum dapat disimpulkan,” tambahnya.
Kasus ini mencuat setelah beredar informasi mengenai meninggalnya DPI yang disebut terjadi di kawasan Asrama Brimob Slipi. Beredar pula dugaan bahwa korban menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota TNI.
Namun hingga kini, aparat masih mendalami fakta-fakta dalam perkara tersebut dan belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab kematian maupun pihak yang bertanggung jawab.
Artikel Terkait
Pengemudi Ojol Tewas Ditabrak Truk di Palmerah
Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Palmerah
Kebakaran Hanguskan Rumah di Palmerah, Pemilik Tak Diketahui
Kebakaran Melanda Rumah di Palmerah, 20 Unit Damkar Dikerahkan