Beredar kabar bahwa Istana telah meminta Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, untuk mengundurkan diri. Permintaan ini muncul di tengah hubungan yang semakin renggang antara Perry dan pemerintah, yang menurut sumber-sumber internal sudah berlangsung cukup lama.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa alasan di balik langkah ini adalah karena memberhentikan Perry dianggap jauh lebih sulit dibandingkan memintanya mundur secara sukarela. Tekanan politik yang mengarah pada pengunduran diri ini pun dinilai sebagai jalan tengah yang diambil untuk mengakhiri ketegangan yang ada.
Ketegangan antara Perry dan pemerintah bukanlah hal baru. Dalam beberapa bulan terakhir, sinyal keretakan semakin terlihat, salah satunya ketika Presiden Prabowo Subianto tidak mengundang Perry dalam dua kali rapat penting. Ketidakhadiran undangan tersebut menjadi indikasi kuat bahwa hubungan keduanya tidak lagi harmonis.
Nama Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, juga ikut disebut-sebut dalam dinamika ini, meski belum jelas peran pastinya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana maupun Bank Indonesia terkait isu tersebut.
Artikel Terkait
Indonesia-Thailand Perkuat Kerja Sama Berantas Online Scam, 500 WNI Menunggu Pemulangan
Indonesia-Thailand Resmikan Rute Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok dan Denpasar-Phuket
Prabowo Diapresiasi PM Thailand atas Dukungan Perdamaian di Perbatasan Selatan
Indonesia dan Thailand Sepakat Dorong ASEAN Wujudkan Perdamaian di Myanmar