Sebuah kapal di Sulawesi Tenggara kandas setelah air laut surut dan baru bisa melanjutkan pelayaran setelah menunggu selama 12 hari. Peristiwa ini terekam dalam video yang viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, kapal tampak terhenti di kawasan pesisir karena permukaan air laut yang menurun drastis. Sejumlah kendaraan yang sudah berada di dalam kapal juga terlihat masih menunggu hingga pelayaran bisa kembali dilanjutkan.
Berdasarkan keterangan dalam unggahan lanjutan, kapal akhirnya berlayar kembali setelah kondisi air laut pasang. Fenomena pasang surut air laut diketahui sangat memengaruhi operasional kapal, terutama di perairan dangkal dan kawasan pelabuhan yang bergantung pada ketinggian muka air.
Hingga video tersebut viral, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait yang menjelaskan secara rinci lokasi, kronologi, maupun penyebab pasti kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran. Masyarakat diimbau menunggu informasi resmi dari instansi berwenang dan tidak berspekulasi di luar fakta yang telah terverifikasi.
Artikel Terkait
Anggota MPR Dorong Peningkatan SDM Sulawesi Tenggara di Tengah Kekayaan SDA