Prabowo Tegaskan Kereta Api Harus Berpihak pada Rakyat, Bukan Semata Keuntungan

- Kamis, 30 Juli 2026 | 12:48 WIB
Prabowo Tegaskan Kereta Api Harus Berpihak pada Rakyat, Bukan Semata Keuntungan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kereta api adalah layanan publik yang harus mengutamakan kepentingan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Pernyataan itu disampaikan saat meresmikan revitalisasi tahap I Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

"Kereta api harus melayani rakyat. Sehingga di banyak negara, kereta api itu dianggap public service, tidak semata-mata mengejar keuntungan, tetapi harus efisien," kata Prabowo.

Menurutnya, pengembangan layanan kereta api tetap harus menjangkau daerah-daerah kecil di tengah dorongan modernisasi transportasi. "Sehingga nanti ada kereta api yang diarahkan untuk membantu rakyat yang berpenghasilan rendah, sehingga kereta api juga harus melayani kota-kota kecil. Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta Api Indonesia harus benar-benar berpikir utuh, komprehensif," ujarnya.

Prabowo juga menekankan bahwa kemajuan teknologi harus diarahkan untuk melayani kepentingan masyarakat. "Kita mengejar modernisasi, kita mengejar teknologi, tapi ingat teknologi, semua sarana adalah untuk melayani rakyat. Hal ini saya titip pesan benar-benar sama Kereta Api Indonesia," katanya.

Selain itu, Presiden meminta investasi di sektor perkeretaapian terus ditingkatkan, termasuk peningkatan aspek keselamatan di perlintasan sebidang. "Kita harus investasi lebih banyak di bidang kereta api. Semua lintasan-lintasan kereta api saya dengar yang masih ada ribuan harus dibikin pintu-pintu yang baik, pintu-pintu yang otomatis mungkin, sehingga tidak terjadi kecelakaan di mana-mana," ucapnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags