Tiga anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan pendidikan anak usia dini tewas dalam kebakaran yang meludeskan rumah mereka di Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7) malam. Ketiganya merupakan kakak beradik, terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan.
Kapolsek Nyalindung, Iptu M Yanuar MURIANETWORK.COM, mengatakan kebakaran dipicu lilin yang dinyalakan di ruang tamu akibat pemadaman listrik. Setelah menyalakan lilin, ketiga korban tidur di kamar. Api dari lilin kemudian menyambar material rumah yang terbuat dari kayu dan dengan cepat membesar.
"Kejadiannya kurang lebih pukul 19.30 WIB. Kronologinya, anak pertama menyalakan lilin di ruang tamu karena kondisi mati lampu. Setelah menyalakan lilin, kemudian tidur dan terjadilah kebakaran," ujar Fajar.
Saat kebakaran terjadi, di dalam rumah juga terdapat nenek korban dan seorang kakak kandung para korban. Keduanya berhasil menyelamatkan diri. "Jadi, tiga meninggal dunia, yang dua selamat. Kakak yang paling besar itu selamat, neneknya juga selamat," kata Fajar.
Kebakaran berlangsung sekitar 30 menit. Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, dibantu petugas pemadam kebakaran yang tiba kemudian. Setelah api padam, jasad ketiga korban ditemukan di antara puing bangunan dan dievakuasi.
Fajar menambahkan, ketiga korban tinggal bersama nenek mereka. Ibu kandung dan ayah kandung sedang bekerja di luar daerah saat kejadian. "Untuk ibu kandung maupun bapak kandung kebetulan pas kejadian itu lagi di luar kota. Jadi, tidak ada di rumah. Sementara anak-anak ini tinggal bersama neneknya," ungkapnya.
Jenazah ketiga korban telah disalatkan di masjid dekat lokasi dan akan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. Warga setempat menyebutkan, listrik di wilayah tersebut padam sejak sekitar pukul 18.00 WIB atau bertepatan dengan waktu Magrib. Hingga pukul 22.00 WIB, aliran listrik belum juga menyala kembali.