Keluarga terus berupaya cari perempuan asal Bandung Barat yang hilang sembilan hari

- Senin, 20 Juli 2026 | 20:36 WIB
Keluarga terus berupaya cari perempuan asal Bandung Barat yang hilang sembilan hari

Meila Nurpadilah (23) belum juga kembali ke rumah setelah sembilan hari menghilang. Perempuan asal Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, itu terakhir berpamitan membeli minuman di dekat kediamannya dan tak pernah pulang. Keluarga menduga ia dibawa oleh mantan pacarnya.

Berbagai upaya telah dilakukan keluarga untuk mencari Meila. Mereka melapor ke polisi sekaligus menyebarkan informasi kehilangan melalui media sosial, berharap masyarakat ikut membantu.

Adik korban, Silma (19), mengatakan keluarga langsung melapor ke kepolisian setelah mengetahui Meila tidak ikut pulang bersama adiknya yang diantar menggunakan ojek online. “Ya, paling berdoa, terus sama bantuan-bantuan juga kan sudah lapor-lapor ke polisi. Terus sudah kayak bikin postingan gitu supaya ya banyak membantu lah gitu. Kalau tahu, kalau tertera si wajahnya pasti yang nemuin tahu ini penculikan, insyaallah dibantu atau dihubungin ke nomornya,” ujar Silma saat ditemui, Senin (20/7).

Hingga kini, keluarga hanya bisa menunggu perkembangan penyelidikan dari kepolisian sambil terus berharap ada masyarakat yang memberikan informasi. “Berarti sekarang sudah sembilan hari,” kata Silma saat ditanya mengenai lamanya Meila menghilang.

Silma mengaku keluarganya tidak banyak mengetahui mengenai pria yang diduga membawa Meila. Identitas terlapor baru diketahui setelah keluarga membuat laporan ke kepolisian. “Tahunya pas sudah ke polisi aja, orang Palembang,” ucapnya.

Ia berharap penyebaran informasi mengenai wajah dan identitas Meila dapat mempercepat proses pencarian. “Kalau ada yang nemuin atau tahu, mudah-mudahan dibantu, terus dihubungin ke nomor,” katanya.

Keluarga masih menaruh harapan besar agar Meila segera ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka juga berharap penyelidikan kepolisian segera membuahkan hasil sehingga keberadaan korban dapat diketahui.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags