Prabowo Bantah Prediksi Indonesia Kolaps, Sebut Negara Makin Kuat

- Senin, 20 Juli 2026 | 18:24 WIB
Prabowo Bantah Prediksi Indonesia Kolaps, Sebut Negara Makin Kuat

Presiden Prabowo Subianto membantah prediksi sejumlah pihak yang menyebut Indonesia akan mengalami kolaps. Menurutnya, bukannya runtuh, kondisi negara justru semakin kuat dari hari ke hari.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7). "Bulan ini akan kolaps, bulan ini akan kolaps, bulan ini akan kolaps... Ternyata semakin hari semakin kuat. Makin hari semakin kuat," katanya.

Prabowo pun meragukan patriotisme pihak-pihak yang terus meragukan kemajuan Indonesia. Di hadapan para menteri, ia mengapresiasi kinerja jajaran Kabinet Merah Putih yang dinilainya telah bekerja keras dan menunjukkan inisiatif dalam menjalankan program-program pemerintah.

"Saya terima kasih kepada seluruh anggota kabinet. Sebagian dari saudara-saudara bekerja tanpa diawasi, karena saya konsentrasi kepada hal-hal penting dalam dua tahun ini, tapi saya lihat saudara-saudara berinisiatif. Seluruh kementerian masing-masing bekerja dan bersama-sama kita telah mencapai prestasi-prestasi yang menurut saya cukup membanggakan," ujarnya.

Prabowo menilai capaian pemerintah sejauh ini tergolong baik, meski masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. "Mungkin sedikit pemerintahan di dunia mencapai apa yang kita capai. Masalahnya masih lebih banyak, cita-cita kita lebih besar, pekerjaan kita masih banyak, perjalanan perjuangan kita masih jauh. Tapi kita sudah melihat sekarang apa yang sudah kita capai," tuturnya.

Di tengah situasi global yang diwarnai konflik dan kekhawatiran terhadap masalah pangan, Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan. "Dunia sedang perang, banyak negara termasuk risau dan panik masalah pangan, kita sudah duluan swasembada pangan," katanya.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian yang menurutnya akan menjadi catatan sejarah, termasuk swasembada pada delapan komoditas pangan. "Prestasi kita nanti sejarah akan mencatat. Tadi saya sudah sebut, kita sudah swasembada pangan, 8 komoditas pangan," tandas dia.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags