Berlarut-larutnya kasus ijazah Presiden Joko Widodo serta penangguhan penahanan Roy dan Tifa oleh Kejaksaan, setelah keduanya ditangkap secara dramatis oleh Kepolisian, sulit untuk tidak menjadi perhatian atau kalkulasi politik tersendiri bagi Jokowi. Peristiwa itu dinilai berkaitan dengan arah politik pemerintahan di bawah kendali Presiden Prabowo Subianto.
Obsesi Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka untuk memenangkan dua periode, kerja keras membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), serta safari politik atau blusukan ke seluruh Indonesia yang dimulai dari Lampung, disebut-sebut sebagai salah satu hasil dari perhatian atau kalkulasi politik Jokowi. Manuver politik Gibran yang sudah dimulai lebih dulu daripada blusukan Jokowi juga menjadi sorotan.
Kendati baik pihak Jokowi maupun Prabowo menyatakan hubungan keduanya baik-baik saja di panggung depan, di panggung belakang tidak ada yang tahu. Teriakan Gogon atau Ade Darmawan kepada Prabowo dan Dasco soal penangguhan penahanan Roy dan Tifa tak bisa dianggap sekadar teriakan Gogon semata. Bisa jadi itu juga merupakan teriakan seorang Jokowi.
Artikel Terkait
Prabowo Apresiasi Inisiatif KSAD Maruli Bangun Jembatan dan Air Bersih untuk Rakyat
Prabowo Minta Warga Rawat 3.395 Jembatan Merah Putih Presisi
Prabowo Apresiasi TNI-Polri Bangun Jembatan dan Sumber Air Bersih untuk Rakyat
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan dan 3.000 Titik Air Bersih, Tegaskan Negara Hadir untuk Rakyat Terpencil