Senin siang itu, jalanan di kawasan Banjir Kanal Timur terik. Lalu lintas seperti biasa, padat namun lancar. Tiba-tiba, sebuah sepeda motor yang melaju dari arah barat menuju Bekasi, nyaris tak terdengar, menabrak sebuah pikap yang terparkir di tepi jalan, tepatnya di depan Agen LPG PSO Siaga. Benturannya keras. Dua tubuh terlempar dari motor.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya sangat cepat. Saat korban terpental, sebuah mobil mini bus yang kebetulan melintas di jalur kanan tak sempat menghindar. Tubuh salah seorang korban, seorang wanita, berbenturan dengan kendaraan itu. Suara berisik, lalu senyap sejenak sebelum kekacauan menyusul.
Kanit Laka Lantas Polres Jaktim, AKP Darwis Yunarta, menjelaskan kronologi awal.
“Berdasarkan keterangan yang didapat, semula kendaraan sepeda motor B 6283 ZKT yang dikendarai Saudari Hikmah Muntazah dan berboncengan dengan Saudari Casmini menyerempet kendaraan pikap yang sedang terparkir,” jelas Darwis, Senin (15/12) sore.
“Kemudian terjatuh. Penumpangnya, Saudari Casmini, terpental ke kanan jalan dan berbenturan dengan sebuah mini bus yang melaju searah.”
Yang membuat kasus ini makin rumit, mobil mini bus itu tak berhenti. Pengemudinya memilih kabur, meninggalkan lokasi kejadian perkara begitu saja.
“Selanjutnya kendaraan mini bus itu meninggalkan TKP atau melarikan diri,” ucap Darwis menegaskan.
Akibatnya tragis. Casmini (54) mengalami luka dalam di bagian kepala. Pertolongan datang tak cukup cepat. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
“Mengalami luka dalam di bagian kepala dan meninggal dunia di TKP,” kata Darwis.
Sementara pengendara motor, Hikmah Muntazah (38), lebih beruntung. Ia selamat dengan luka patah di tangan kirinya. Korban sempat dibawa ke RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur, untuk mendapatkan perawatan.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 14.10 WIB itu kini dalam penyelidikan. Unit Laka Lantas Tim II Polres Metro Jakarta Timur yang menanganinya, berusaha melacak kedua pengemudi kendaraan yang terlibat baik pikap parkir maupun mini bus yang kabur. Jalanan yang ramai itu menyimpan cerita pilu, lagi-lagi, tentang nyawa yang melayang sia-sia.
Artikel Terkait
Jembatan dan Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Bandung Barat Ambles Akibat Hujan Deras
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang