YouTuber Travel Thailand Ditemukan Tewas di Georgia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:00 WIB
YouTuber Travel Thailand Ditemukan Tewas di Georgia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Kabar duka menyelimuti dunia kreator konten. YouTuber travel asal Thailand, Hlun Solo atau Bowornthat Pengsuk (27), ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di Tbilisi, Georgia, setelah sebelumnya dilaporkan hilang selama lebih dari dua pekan saat melakukan perjalanan seorang diri.

Kematian kreator konten yang dikenal luas berkat video backpacking hemat itu kini masih diselimuti misteri. Otoritas Georgia telah membuka penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematiannya, sementara pemerintah Thailand meminta publik tidak berspekulasi sebelum hasil investigasi resmi diumumkan.

Bowornthat terakhir kali dapat dihubungi keluarganya pada 13 Juli 2026 saat masih melakukan perjalanan di Georgia. Setelah kehilangan kontak selama beberapa hari, keluarga memanfaatkan media sosial untuk meminta bantuan masyarakat mencari keberadaannya.

Harapan keluarga pupus setelah pada 30 Juli 2026 mereka menerima konfirmasi bahwa Bowornthat telah ditemukan meninggal dunia.

Selama berkarier sebagai kreator digital, Hlun Solo dikenal sebagai YouTuber yang membagikan pengalaman menjelajahi dunia dengan biaya minim. Kanal YouTube miliknya memiliki lebih dari satu juta pelanggan, sementara perjalanannya telah membawanya ke lebih dari 50 negara.

Pemerintah Thailand bergerak cepat menangani kasus tersebut. Kementerian Luar Negeri Thailand berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Thailand yang menangani wilayah Georgia serta aparat setempat untuk memastikan penyebab kematian sekaligus mengurus proses pemulangan jenazah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Jaithai Upakaranitikaset, mengatakan tim kedutaan telah menemui otoritas Georgia dan menerima konfirmasi resmi mengenai meninggalnya Bowornthat.

Sementara itu, media Thailand melaporkan korban ditemukan tidak bernyawa di kamar hotelnya di Tbilisi. Kepolisian Georgia menyelidiki kasus tersebut berdasarkan Pasal 115 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Georgia, yang digunakan untuk mengusut kematian dengan penyebab yang belum dapat dijelaskan, termasuk dugaan hasutan bunuh diri apabila ditemukan indikasi.

Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, menegaskan pemerintah belum dapat menarik kesimpulan apa pun sebelum proses penyelidikan selesai.

"Kita tidak dapat menarik kesimpulan apa pun pada tahap ini. Lebih baik menunggu penyelidikan resmi," ujar Sihasak.

Menurutnya, seluruh barang pribadi Bowornthat telah diamankan oleh kepolisian Georgia. Pemerintah kedua negara kini berkoordinasi dengan keluarga untuk menentukan mekanisme serta waktu pemulangan jenazah ke Thailand.

Kasus ini menjadi perhatian luas di Thailand karena Hlun Solo merupakan salah satu kreator konten perjalanan paling populer di negaranya. Di tengah besarnya simpati publik, keluarga dan pemerintah meminta masyarakat menunggu hasil investigasi resmi agar penyebab kematian Bowornthat dapat terungkap secara objektif tanpa diwarnai spekulasi.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags