Banting Setir Jualan Sayur Usai Cerai, Insanul Fahmi Ungkap Alasan

- Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:15 WIB
Banting Setir Jualan Sayur Usai Cerai, Insanul Fahmi Ungkap Alasan

Insanul Fahmi, yang dikenal publik sebagai mantan suami Wardatina Mawa, kini menggeluti profesi baru sebagai penjual sayur. Pria berusia 26 tahun itu membenarkan kabar peralihan profesi tersebut dan mengungkapkan alasan di balik keputusannya.

Kabar mengenai Insanul yang banting setir menjadi pedagang sayur sempat menjadi perbincangan. Namun, kebenarannya belum terkonfirmasi hingga akhirnya ia sendiri angkat bicara. Sementara itu, Wardatina Mawa, yang akrab disapa Mawa, mengaku tidak mengetahui kabar tersebut. "Aku enggak tahu," ujarnya singkat saat dikonfirmasi pada Kamis (13/8/2026).

Menanggapi kondisi mantan suaminya, Mawa menilai bahwa keterpurukan ekonomi Insanul merupakan ujian dari Allah. Ia berpendapat bahwa setiap manusia pasti menghadapi ujian dalam hidupnya. "Jadi menurut aku kan setiap manusia kan pasti diuji ya, diuji sama Allah," katanya. Ia juga menambahkan bahwa apa yang menimpa Insanul adalah takdir yang harus dijadikan introspeksi diri. "Karena mungkin takdir yang udah Allah berikan itu, itu jadi introspeksi diri kan seperti yang dia bilang," terangnya.

Meski demikian, Mawa melihat bahwa keputusan Insanul untuk berjualan sayur adalah bentuk ikhtiar untuk bertahan hidup. "Ya itulah salah satu bentuk ikhtiarnya dia mungkin ya, ikhtiarnya dia untuk survive ya, mungkin ya dia survive, aku juga survive," jelasnya.

Di sisi lain, Insanul Fahmi, yang akrab disapa Insan, mengaku bersyukur karena cepat belajar dalam bisnis sayur ini. "Kalau itu sih sebenarnya aku kan suka belajar banyak hal ya, alhamdulillah bisa cepat belajar juga," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa keputusannya terjun ke bisnis ini dilatarbelakangi oleh peluang yang ada, terutama meningkatnya kebutuhan suplai sayur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). "Kayak sekarang kan lagi banyak MBG-MBG, dan lain segala macam yang terkait pangan," kata Insan. "Jadi kita juga ngelihat sesuai kebutuhan masyarakat," tambahnya.

Menurut Insan, bahan pangan merupakan kebutuhan paling penting bagi masyarakat, sehingga ia memilih untuk berkecimpung di usaha ini. "Kita tau kebutuhan paling penting itu pangan, jadi itu kenapa aku berkecimpungnya di situ," jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya membaca permintaan pasar. "Baca demand, demand market," lanjutnya.

Sebelumnya, Insanul Fahmi sempat mengaku terpuruk setelah bercerai dari Wardatina Mawa. Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukumnya, Tommy. "Insanul cerita sama saya kondisi dia sekarang ini memang terpuruk ya," jelas Tommy. "Artinya keuangannya memang benar terganggu," lanjutnya. Kondisi tersebut terjadi karena ia harus fokus mengurus proses perceraian, sehingga bisnisnya terbengkalai.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terpopuler