Shabrina Leanor Buka Suara soal Body Shaming: Sempat Down hingga Operasi Bariatrik

- Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:30 WIB
Shabrina Leanor Buka Suara soal Body Shaming: Sempat Down hingga Operasi Bariatrik

Penyanyi Shabrina Leanor akhirnya buka suara mengenai pengalaman pahit di balik keberhasilannya menurunkan berat badan hingga 20 kilogram. Ia mengaku sempat menerima banyak komentar negatif dari netizen yang membuatnya merasa tertekan dan sedih.

Perempuan yang dikenal melalui ajang Indonesian Idol ini menceritakan bahwa komentar-komentar tersebut kerap menyebut tubuhnya tidak layak untuk seorang penyanyi. Tak sedikit pula yang mengaitkan penampilannya dengan status sebagai ibu dari tiga anak, padahal saat itu usianya masih 24 tahun.

"Sebenarnya kalau gendut itu gak apa-apa ya gitu karena aku pun basically suka. Cuma aku banyak banget omongan yang bilang seolah-olah gendut itu tidak memperbolehkan Shabrina untuk jadi penyanyi. Seolah-olah kalau penyanyi gendut itu tidak boleh, atau penyanyi kalau gendut itu gak laku, gak layak," kata Shabrina saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Komentar yang menyebutnya seperti ibu dengan tiga anak menjadi pukulan tersendiri. "Masa iya aku cuma 24 tahun lho saat itu gitu kayak masih muda itungannya gitu, tapi karena aku dibilang gendut kayak ibu-ibu anak tiga, terus itu yang bikin aku oke, I'll do my best," tuturnya.

Shabrina mengaku awalnya merasa kuat menghadapi kerasnya dunia hiburan. Namun, cibiran yang terus berdatangan perlahan membuat mentalnya goyah. "Tapi ternyata aku tidak tahu ketika terjun jadi entertain gitu ya menghadapi banyak cemoohan, kritik dan segala macam, itu ternyata lambat laun membuat aku yang padahal tuh bisa dibilang bebel, bisa dibilang tuh keras hati, ternyata bisa bisa mewek juga, bisa sedih juga, bisa down juga gitu," bebernya.

Meski kini tubuhnya jauh lebih langsing, Shabrina menyadari komentar netizen tak akan pernah berhenti. Karena itu, ia memilih fokus pada kebahagiaan dan ketenangan diri daripada berusaha memenuhi ekspektasi semua orang.

"Mau aku gendut dulu aku pikir itu adalah bentuk terbagus aku ternyata aku dicemooh. Terus aku udah kurus pun ternyata banyak juga yang bilang 'tapi aku lebih suka Shabrina yang dulu ah', jadi serba salah kan?" ujarnya.

"Menurut aku versi terbaik adalah ketika kita bisa mensyukuri apa yang kita punya dan kita bisa hidup dengan damai dan tenang," pungkasnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags