Desainer Adrie Basuki memadukan fesyen dan kesehatan dalam koleksi terbarunya bertajuk Jantung Nadi yang ditampilkan pada BRI JF3 Fashion Festival 2026. Koleksi ini lahir dari pengalaman pribadinya kehilangan sang ayah akibat penyakit jantung, yang kemudian ia wujudkan dalam rangkaian busana bernuansa cerah dengan pesan mendalam tentang denyut jantung.
Sebelum peragaan dimulai, Adrie menyampaikan harapannya agar acara ini tidak sekadar menjadi ajang berbagi keindahan estetika fesyen, tetapi juga mampu membawa rasa dan mimpi baru. Tak lama setelah itu, musik bertempo cepat mengalun dan para model mulai melangkah di atas runway mengenakan koleksi dengan palet warna merah, oranye, kuning, hingga hijau.
Adrie tidak hanya bermain dengan warna, tetapi juga menyisipkan cerita melalui motif. Berkolaborasi dengan Sadabhumi Batik, ia menghadirkan motif flora dan rempah seperti jahe, kayu manis, bawang, dan pisang yang dikenal sebagai tanaman herbal untuk menjaga kesehatan. Motif-motif tersebut diterjemahkan ke dalam batik yang menghiasi siluet modern.
Penampilan pembuka menampilkan atasan one-shoulder dengan cardigan merah marun, dipadukan rok jingga terang berpotongan pendek di depan dan siluet mengembang membentuk ekor panjang di belakang. Selanjutnya, aktris Prisia Nasution tampil mengenakan dress off-shoulder bertali spaghetti dengan layering bertumpuk yang menciptakan dimensi dramatis. Warna oranye pada busananya menyatu dengan rona kulit Prisia, dan jika diperhatikan lebih dekat, lembar kainnya dihiasi motif berbentuk hati yang selaras dengan tema Jantung Nadi.
Komitmen Adrie terhadap fesyen berkelanjutan juga kembali terlihat. Limbah kain diolahnya menjadi material bermotif marmer yang disulap menjadi blazer kasual modern. Benang sisa produksi pun ia rangkai secara abstrak dengan perpaduan warna menjadi kain yang tampil sebagai fashion statement.
Penutupan show yang penuh haru
Menjelang akhir peragaan, suasana berubah menjadi emosional ketika Adrie memberikan panggung kepada para penyintas kanker. Mereka melangkah di atas runway dengan penuh percaya diri, disambut tepuk tangan gemuruh dari penonton sebagai bentuk dukungan atas perjuangan mereka.
Melalui Jantung Nadi, Adrie merefleksikan pentingnya meningkatkan kesadaran terhadap isu kesehatan yang sering luput dari perhatian. Ia menunjukkan bahwa fesyen tidak hanya berbicara tentang estetika, tetapi juga mampu menjadi medium untuk menyampaikan empati, harapan, dan pesan kemanusiaan.