NUVO Ajak Anak Berkebun di Imaji Ceria, Asah Kreativitas dan Tanggung Jawab

- Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:06 WIB
NUVO Ajak Anak Berkebun di Imaji Ceria, Asah Kreativitas dan Tanggung Jawab

Kegiatan berkebun untuk anak tidak selalu membutuhkan lahan luas. Melalui workshop "My Mini Garden" dalam Imaji Ceria bersama NUVO di kumparanMOM Festival Hari Anak 2026, Sabtu (25/7), anak-anak diajak membuat kebun mini dari bahan sederhana sambil mengasah kreativitas dan kemampuan motorik halus.

Workshop yang berlangsung mulai pukul 11:30 WIB ini langsung menarik perhatian pengunjung. Sejak pagi, para orang tua dan anak sudah mengantre dengan tertib di depan tenda Imaji Ceria untuk mengikuti sesi yang digelar di hari pertama festival tersebut.

Setiap peserta mendapatkan NUVO My Mini Garden Kit berisi tanah, air, wadah plastik, stik es krim, tanaman hias plastik, pensil warna, serta gambar rumah dan Kapten NUVO untuk menghias kebun mini. Mereka juga menerima satu pak NUVO Tisu Basah Antibakteri untuk membersihkan tangan setelah berkreasi.

Sebelum mulai, Kapten NUVO hadir untuk menghibur dan mengingatkan anak-anak agar rajin mencuci tangan serta membersihkan tubuh setelah beraktivitas. Kebiasaan ini dapat dilakukan dengan rangkaian produk NUVO Family, mulai dari sabun mandi, sabun cuci tangan, hand sanitizer, hingga tisu basah antiseptik. Produk-produk tersebut dilengkapi Triple Protection Antibacterial yang efektif membunuh kuman dan bakteri hingga 99 persen, serta mengandung moisturizer untuk menjaga kelembapan kulit.

Asah Kreativitas dan Tanggung Jawab

Workshop My Mini Garden didampingi tim Rumah Dandelion yang membimbing setiap tahap pembuatan kebun mini. Anak-anak pertama-tama mewarnai gambar rumah dan Kapten NUVO, lalu melapisinya dengan plastik agar tidak mudah rusak. Orang tua tampak antusias membantu, mulai dari merapikan lapisan plastik hingga menggunting bagian tepinya.

Setelah itu, peserta menuangkan tanah ke wadah plastik, menghiasnya dengan tanaman, pagar dari stik es krim, serta gambar yang telah diwarnai. Sebagai sentuhan akhir, mereka menyiram kebun mini dan diingatkan untuk terus merawatnya setelah dibawa pulang.

Kegiatan ini tidak hanya mengasah kreativitas dan motorik halus, tetapi juga mengenalkan tanggung jawab sejak dini. Dengan merawat kebun mini, anak belajar bahwa tanaman membutuhkan perhatian agar tetap tumbuh baik.

Manfaat ini dirasakan Istiqomah, orang tua peserta, yang mendampingi anaknya Kiana. "Kegiatan ini bagus sekali karena dapat menjadi salah satu cara untuk melatih anak agar fokus lebih lama. Selain itu, aktivitas ini juga termasuk permainan sensori yang cocok untuk anak-anak aktif, sehingga mereka bisa belajar berkonsentrasi sekaligus mendukung proses tumbuh kembangnya," ujarnya.

Hal senada disampaikan Rina yang hadir bersama kedua anaknya, Fatimah dan Aisyah. Menurutnya, workshop ini menjadi alternatif kegiatan edukatif yang mengurangi ketergantungan pada gawai. "Banyak sekali manfaat dari kegiatan seperti ini. Anak jadi lebih kreatif dan yang paling penting, screen time-nya berkurang karena mereka bisa lupa dengan gadget. Aktivitas ini juga bagus untuk melatih kemampuan sensorik dan motoriknya. Ternyata, kita bisa memanfaatkan barang-barang sederhana di sekitar untuk membuat permainan edukatif bagi anak," tuturnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags