Mengenal 12 Istilah Menyusui yang Sering Digunakan Orang Tua

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:30 WIB
Mengenal 12 Istilah Menyusui yang Sering Digunakan Orang Tua

Setiap tanggal 1–7 Agustus, dunia memperingati Pekan ASI Sedunia atau World Breastfeeding Week. Momen ini menjadi pengingat betapa banyak hal yang perlu dipelajari orang tua seputar menyusui, termasuk beragam istilah yang kerap digunakan tenaga kesehatan, konselor laktasi, hingga sesama orang tua.

Bagi mereka yang baru memiliki bayi, istilah seperti DBF, ASIP, cluster feeding, atau nursing strike mungkin terdengar asing. Padahal, memahami istilah-istilah ini dapat membantu orang tua lebih mudah mengikuti informasi seputar menyusui dan memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan ibu dan bayi selama perjalanan menyusui. Berikut 12 istilah menyusui yang perlu diketahui.

12 Istilah Menyusui yang Sering Digunakan

1. DBF (Direct Breastfeeding)

DBF atau direct breastfeeding adalah proses menyusui bayi secara langsung dari payudara ibu tanpa menggunakan botol atau media lainnya. Metode ini membantu memperkuat ikatan antara ibu dan bayi serta merangsang produksi ASI secara alami melalui hisapan bayi.

2. ASIP (Air Susu Ibu Perah)

ASIP adalah ASI yang diperah menggunakan tangan atau pompa ASI, kemudian disimpan untuk diberikan kepada bayi di lain waktu.

3. Kolostrum

Kolostrum merupakan ASI pertama yang diproduksi tubuh ibu setelah melahirkan. Cairan berwarna kekuningan ini kaya akan antibodi dan zat gizi penting yang membantu melindungi bayi dari infeksi pada awal kehidupannya.

4. Foremilk

Foremilk adalah ASI yang keluar pada awal sesi menyusui. ASI ini cenderung lebih encer dan mengandung lebih banyak cairan yang membantu memenuhi kebutuhan hidrasi bayi.

5. Hindmilk

Hindmilk adalah ASI yang keluar pada akhir sesi menyusui. Dibandingkan foremilk, hindmilk mengandung lebih banyak lemak sehingga membantu bayi merasa kenyang dan mendukung pertambahan berat badan.

6. IMD (Inisiasi Menyusu Dini)

IMD adalah proses meletakkan bayi di dada ibu segera setelah lahir agar bayi dapat mencari puting dan mulai menyusu sendiri. IMD diketahui dapat membantu keberhasilan menyusui dan mempererat ikatan emosional antara ibu dan bayi.

7. EPing (Exclusive Pumping)

Exclusive pumping atau EPing adalah metode memberikan ASI kepada bayi dengan cara memerah ASI secara rutin tanpa menyusui langsung dari payudara. ASI yang diperah kemudian diberikan kepada bayi melalui botol atau media lainnya.

8. BF (Breastfeeding)

BF merupakan singkatan dari breastfeeding atau menyusui. Istilah ini sering ditemukan dalam artikel, media sosial, hingga komunitas ibu menyusui.

9. Relaktasi

Relaktasi adalah upaya untuk mengembalikan produksi ASI yang sempat berhenti atau berkurang. Proses ini umumnya dilakukan dengan meningkatkan frekuensi menyusui atau memerah ASI, serta dapat didampingi konselor laktasi.

10. Power Pumping

Power pumping adalah teknik memerah ASI secara intensif dengan pola bergantian antara memompa dan beristirahat dalam satu sesi. Metode ini bertujuan merangsang tubuh agar memproduksi ASI lebih banyak.

11. Cluster Feeding

Cluster feeding adalah kondisi ketika bayi menyusu sangat sering dalam waktu yang berdekatan, biasanya saat mengalami lonjakan pertumbuhan atau growth spurt. Meski kerap membuat orang tua khawatir ASI tidak cukup, kondisi ini sebenarnya merupakan proses yang normal dan dapat membantu merangsang produksi ASI.

12. Nursing Strike

Nursing strike adalah kondisi ketika bayi yang sebelumnya menyusu dengan baik tiba-tiba menolak menyusu.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags