Berdasarkan estimasi McKinsey, belanja modal infrastruktur data center diproyeksikan melampaui USD 1,7 triliun pada 2030, didorong ekspansi AI yang masif. Nvidia saat ini mendominasi pasar dengan mendekati posisi monopoli dalam penyediaan chip data center, serta bermitra dengan raksasa teknologi seperti OpenAI dan Microsoft.
Dampak Kerja Sama Nvidia-Nokia terhadap Masa Depan
CEO Nvidia Jensen Huang menyatakan kolaborasi ini akan memungkinkan AS memiliki data center dengan teknologi 6G. Sementara CEO Nokia Justin Hotard memastikan kesiapan perusahaannya memberikan teknologi terbaik untuk mempercepat kemampuan komputasi Nvidia, dengan perkiraan dampak pendapatan mulai 2027.
Analis PP Foresight Paolo Pescatore menilai investasi ini sebagai dukungan kuat terhadap kemampuan Nokia, menekankan peran penting jaringan generasi berikutnya seperti 6G dalam menghadirkan pengalaman baru berbasis AI.
Kerja sama ini menempatkan Nvidia sebagai pemegang saham terbesar kedua di Nokia, menandai babak baru dalam persaingan global teknologi AI dan infrastruktur digital.
Artikel Terkait
Wall Street Gemetar, Emas dan Perak Kolaps di Akhir Pekan Panas
Guncangan di Bursa: Pucuk Pimpinan BEI dan OJK Serentak Mengundurkan Diri
Gelombang Mundur Pejabat OJK-BEI, Pasar Modal Diprediksi Wait and See
Trump Tunjuk Calon Hawkish, Wall Street Langsung Berdarah