PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) resmi memperluas kerja sama dengan perusahaan properti asal Jepang, Hankyu Hanshin Properties Corp, untuk mengembangkan proyek Bukit Podomoro Jakarta. Langkah ini merupakan kelanjutan dari kemitraan yang telah terjalin lama antara kedua perusahaan, yang mencerminkan kepercayaan dalam menghadirkan proyek properti bernilai tinggi.
Kolaborasi APLN dan Hankyu Hanshin sebelumnya telah menghasilkan sejumlah proyek unggulan, seperti Central Park Mall, Central Park Mall 2 (Neo Soho Mall), dan Deli Park Medan. Rekam jejak tersebut menjadi landasan bagi keduanya untuk memperluas sinergi dalam menghadirkan pengembangan properti yang inovatif, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat maupun pemangku kepentingan.
Corporate Secretary APLN, Justini Omas, menyatakan bahwa penguatan kemitraan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk menghadirkan proyek-proyek berkualitas melalui kolaborasi dengan mitra global yang memiliki visi serupa.
"Kami gembira dapat melanjutkan kolaborasi dengan Hankyu Hanshin. Kepercayaan yang terus diberikan merupakan wujud komitmen dan rekam jejak Agung Podomoro dalam menghadirkan proyek-proyek berkualitas. Dengan pengalaman lebih dari 56 tahun di industri properti, kami akan terus mengoptimalkan setiap peluang kolaborasi untuk menciptakan nilai tambah pada setiap proyek yang kami kembangkan," ujar Justini dalam keterangan resmi, Senin (10/8/2026).
Sebagai bagian dari penguatan kemitraan tersebut, APLN dan Hankyu Hanshin menyepakati pengalihan sebagian kepemilikan saham PT Graha Cipta Kharisma (GCK), entitas pengembang Bukit Podomoro Jakarta, kepada Hankyu Hanshin. Hasil transaksi ini akan digunakan untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha APLN, serta mengurangi beban utang perseroan.
Bukit Podomoro Jakarta merupakan salah satu proyek strategis Agung Podomoro yang dikembangkan sebagai kawasan hunian terpadu di atas lahan seluas 9,6 hektare. Proyek ini akan menghadirkan 432 unit, terdiri atas 317 rumah tapak dan 115 unit ruko, serta didukung berbagai fasilitas unggulan seperti Premium Club House dan kawasan komersial Bukit Podomoro Business Park.
Sejak diperkenalkan pada 2021, nilai properti di kawasan ini terus meningkat dengan kenaikan harga rata-rata sekitar 10-12 persen per tahun, memperkuat daya tarik kawasan sebagai hunian maupun investasi.
Selain menawarkan fasilitas lengkap, Bukit Podomoro Jakarta berada di lokasi strategis dengan akses mudah menuju pusat Kota Jakarta. Kawasan ini didukung akses jalan tol yang memungkinkan waktu tempuh sekitar 30 menit menuju pusat kota, serta dekat dengan stasiun kereta yang terhubung langsung ke kawasan pusat bisnis Jakarta. Beragam fasilitas penunjang, seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan sekolah, juga tersedia sehingga semakin meningkatkan daya tarik kawasan ini.
Justini menambahkan, Agung Podomoro akan terus memperkuat kolaborasi dengan Hankyu Hanshin melalui pengembangan berbagai proyek yang mengedepankan kualitas, inovasi, dan keberlanjutan.
"Dengan menggabungkan pengalaman Agung Podomoro di pasar Indonesia dan kapabilitas Hankyu Hanshin di tingkat global, kami yakin kolaborasi ini akan berdampak positif bagi kedua pihak, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis lainnya di masa depan," pungkasnya.