Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 85,2 Persen, WIKA Targetkan Rampung Kuartal I 2027

- Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:48 WIB
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 85,2 Persen, WIKA Targetkan Rampung Kuartal I 2027

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus mempercepat penyelesaian pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Japek II) Selatan Paket 2A. Hingga saat ini, progres konstruksi proyek tersebut telah mencapai 85,20 persen, dengan target penyelesaian pada kuartal I 2027 untuk seluruh area yang telah bebas lahan.

Proyek yang merupakan bagian dari infrastruktur strategis ini diharapkan memperkuat konektivitas antara wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menyatakan bahwa pembangunan jalan tol ini merupakan komitmen perseroan dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

"Kami optimistis penyelesaian Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A akan memberikan nilai tambah bagi konektivitas kawasan, meningkatkan efisiensi waktu tempuh, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat," ujarnya dalam keterangan resmi.

Ruas tol ini nantinya akan menjadi jalur alternatif yang mengurangi ketergantungan terhadap Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurai kemacetan serta meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, terutama pada jam sibuk maupun musim libur.

Dalam proses pembangunannya, proyek ini menyerap sekitar 3.900 tenaga kerja. "Tidak hanya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja dan penguatan perekonomian di sekitar wilayah proyek," kata Ngatemin.

Teknologi Digital dan Lean Construction

Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan konstruksi, WIKA menerapkan berbagai teknologi digital. Di antaranya Building Information Modeling (BIM) sebagai media perencanaan, visualisasi, koordinasi, serta pengendalian pekerjaan. Selain itu, proyek juga memanfaatkan teknologi drone melalui metode fotogrametri dan LiDAR untuk memperoleh data kondisi lapangan secara cepat dan akurat.

Integrasi teknologi tersebut mendukung proses monitoring progres, meminimalkan potensi pekerjaan ulang (rework), serta memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai desain, spesifikasi teknis, dan standar mutu yang ditetapkan.

Selaras dengan transformasi operasional perseroan, proyek ini juga mengimplementasikan prinsip Lean Construction. Prinsip ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi pelaksanaan pekerjaan melalui perencanaan yang terintegrasi, pengendalian proses yang lebih efektif, serta optimalisasi sumber daya. Penerapan pendekatan ini membantu meminimalkan pemborosan (waste), mengurangi potensi pekerjaan ulang, dan mendorong penyelesaian proyek secara tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya.

Komitmen ESG

Di sisi lain, WIKA juga mengedepankan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap tahapan pembangunan proyek. Hal tersebut diwujudkan melalui penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta penciptaan nilai sosial melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags