Progres Gedung Laboratorium L-SSIT Universitas Udayana Capai 47,11 Persen

- Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:20 WIB
Progres Gedung Laboratorium L-SSIT Universitas Udayana Capai 47,11 Persen

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melaporkan progres pembangunan Gedung Laboratorium Smart System and Integrated Technologies (L-SSIT) Universitas Udayana (UNUD) di Bali telah mencapai 47,11 persen hingga Agustus 2026. Perusahaan pelat merah itu dipercaya sebagai kontraktor pelaksana dengan cakupan pekerjaan konstruksi menyeluruh, mulai dari persiapan, galian dan tanah, struktur, arsitektur, hingga sistem Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP).

Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, memastikan proses pembangunan berjalan sesuai tahapan yang direncanakan dengan tetap mengedepankan standar mutu, keselamatan kerja, serta pengendalian waktu pelaksanaan.

"Kami memastikan setiap tahapan pembangunan Gedung Laboratorium L-SSIT berjalan sesuai target dengan tetap mengedepankan standar mutu, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu. Progres yang telah dicapai menjadi bagian dari komitmen WSBP untuk menghadirkan hasil konstruksi yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan pengguna," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).

Gedung Laboratorium L-SSIT merupakan bangunan empat lantai yang dirancang untuk mendukung transformasi digital pendidikan melalui penyediaan fasilitas pembelajaran dan penelitian modern. Selain menjadi pusat pengembangan smart system dan teknologi terintegrasi, laboratorium tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas Universitas Udayana dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan, meningkatkan keamanan data center, serta memperkuat kegiatan riset dan pengembangan teknologi.

Saat ini, pekerjaan pembangunan difokuskan pada penyelesaian struktur rangka atap, pekerjaan arsitektur, serta instalasi sistem MEP. WSBP juga menargetkan penyelesaian ruang server pada Agustus 2026 sebagai salah satu tahapan penting menuju kesiapan operasional laboratorium.

"Melalui proyek ini, WSBP tidak hanya membangun sebuah gedung, tetapi juga menghadirkan infrastruktur yang diharapkan mampu mendukung pengembangan riset, inovasi, dan transformasi digital pendidikan di Indonesia," kata Fandy.

Dalam pelaksanaan proyek tersebut, WSBP menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik sebagai landasan dalam menjalankan setiap tahapan pekerjaan. Perseroan meyakini penerapan tata kelola yang konsisten menjadi faktor penting dalam menghadirkan infrastruktur berkualitas, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags