Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan Senin, 3 Agustus 2026, diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan target 6.352-6.545. Namun, investor perlu mewaspadai potensi pembalikan arah dalam jangka pendek yang dapat membawa indeks ke rentang 6.108-6.187.
Pada penutupan perdagangan pekan lalu, IHSG ditutup menguat 0,80 persen ke level 6.236. Meski demikian, penguatan tersebut disertai munculnya tekanan jual. Dalam skala mingguan, IHSG juga menguat 0,64 persen dengan volume pembelian yang cukup. Penguatan ini berhasil membawa indeks berada di atas rata-rata pergerakan 20 hari (MA20) dan telah mencapai target penguatan yang sebelumnya disampaikan oleh analis.
"Penguatan IHSG mampu berada di atas MA20 daily dan telah mencapai target penguatan yang kami sampaikan," tulis riset MNC Sekuritas, Minggu (2/8/2026).
Untuk level support, IHSG berada di 6.029 dan 5.839, sementara resistance di 6.266 dan 6.377.
Berikut adalah saham-saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan Senin, 3 Agustus 2026:
Saham Rekomendasi
BRMS direkomendasikan dengan strategi trading buy. Saham ini menguat 0,90 persen ke Rp560, namun disertai munculnya tekanan jual. Pergerakan BRMS masih mampu bertahan di atas MA20. Selama masih berada di atas 535 sebagai level stoploss, posisi BRMS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave 2.
Level trading buy di Rp540-Rp560, target harga Rp595 dan Rp605, dengan stoploss di bawah Rp535.
ENRG direkomendasikan dengan strategi buy on weakness. Saham ini menguat 0,78 persen ke Rp1.290, namun juga diiringi tekanan jual. Posisi ENRG saat ini diperkirakan berada di awal wave 1 dari wave (C) dari wave [B].
Level buy on weakness di Rp1.230-Rp1.275, target harga Rp1.455 dan Rp1.610, dengan stoploss di bawah Rp1.205.
MBMA menguat 3,48 persen ke Rp505 dengan peningkatan volume pembelian. Namun, penguatannya masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Posisi MBMA diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave [iii] dari wave C.
Level buy on weakness di Rp482-Rp500, target harga Rp540 dan Rp580, dengan stoploss di bawah Rp474.
PSAB direkomendasikan dengan strategi trading buy. Saham ini menguat 1,88 persen ke Rp434 dengan volume pembelian yang meningkat. Posisi PSAB diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1 dari wave (C).
Level trading buy di Rp422-Rp434, target harga Rp448 dan Rp456, dengan stoploss di bawah Rp412.
Artikel Terkait
BEI Luncurkan Label Saham Hijau, Ekonom Nilai Dampaknya ke IHSG Bertahap
IHSG Menguat di Pekan Terakhir Juli, Investor Asing Justru Lepas Saham Konglomerat
Saham MPRO Pimpin Daftar Top Losers Pekan Ini, IHSG Tetap Menguat
IHSG Menguat 0,64 Persen, Saham BACH Melesat 67,62 Persen Jadi Top Gainers