Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan Jumat (31/7/2026), dengan penguatan sebesar 49,77 poin atau 0,80 persen ke level 6.236. Penguatan ini terjadi setelah indeks dibuka menguat di level 6.219 dan sempat menyentuh level tertingginya di 6.236,61.
Sepanjang hari, tercatat 455 saham menguat, 205 saham melemah, dan 303 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp18,24 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 31,52 miliar saham. Mayoritas sektor mengalami penguatan, antara lain sektor infrastruktur, properti, bahan baku, transportasi, teknologi, energi, konsumer siklikal, keuangan, industri, dan kesehatan. Sementara itu, hanya sektor konsumer non-siklikal yang tercatat melemah tipis sebesar 0,03 persen.
Indeks-indeks lainnya juga kompak menguat. LQ45 naik 0,39 persen ke 621, JII menguat 0,39 persen ke 370, IDX30 naik 0,34 persen ke 349, dan MNC36 naik 0,33 persen ke 270.
Di antara saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar (top gainers) adalah PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) yang melonjak 33,33 persen ke Rp76, PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) naik 24,85 persen ke Rp4.070, dan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) yang menguat 24,56 persen ke Rp710.
Di sisi lain, saham-saham yang mengalami pelemahan terdalam (top losers) antara lain PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) yang turun 9,66 persen ke Rp374, PT Akasha Wira International Tbk (ADES) melemah 8,72 persen ke Rp34.000, dan PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) yang terkoreksi 8,62 persen ke Rp530.
Artikel Terkait
IHSG Sesi I Menguat ke 6.216,28, Sektor Bahan Baku Pimpin Kenaikan
IHSG Dibuka Menguat 0,58 Persen ke Level 6.221, Rupiah Melemah
IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan, Pasar Cermati Putusan MK soal Anggaran MBG
IHSG Ditutup Menguat 1,56 Persen ke 6.186, Seluruh Sektor Hijau