Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,64 persen ke level 6.091 pada perdagangan Rabu (29/7/2026). Sepanjang sesi, indeks sempat dibuka menguat ke 6.141 sebelum berbalik arah dan menyentuh titik terendah di 6.029.
Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 186 saham berhasil menguat, sementara 494 saham melemah, dan 285 saham lainnya stagnan. Volume transaksi tercatat mencapai 38,61 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp22,88 triliun.
Mayoritas sektor saham tertekan ke zona merah. Sektor properti menjadi yang paling terpuruk dengan koreksi 2,75 persen, diikuti sektor industri yang turun 2,67 persen, dan transportasi melemah 1,77 persen. Sektor energi turun 1,26 persen, siklikal melemah 1,16 persen, keuangan terkoreksi 0,45 persen, infrastruktur turun 1,48 persen, dan bahan baku turun 0,32 persen.
Di sisi lain, tiga sektor berhasil bertahan di zona hijau. Sektor teknologi naik 0,18 persen, kesehatan menguat 0,08 persen, dan non siklikal naik 0,11 persen.
Untuk saham individual, tiga besar top gainers adalah PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) yang melonjak 34,44 persen, Ciptadana Asset Management (XCLQ) naik 33,93 persen, dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) naik 21,68 persen. Sementara itu, top losers ditempati oleh PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) yang turun 14,94 persen, PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) turun 14,87 persen, dan PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) turun 14,81 persen.
Artikel Terkait
IHSG Ditutup Menguat 1,56 Persen ke 6.186, Seluruh Sektor Hijau
IHSG Sesi I Menguat 0,93% ke 6.147, Dipimpin Sektor Konsumer dan Properti
IHSG Dibuka Hijau di Level 6.110, Rupiah Melemah ke Rp 18.072
IHSG Diproyeksi Sideways di Kisaran 6.000-6.150