Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level psikologis 6.300 pada penutupan sesi pertama perdagangan Selasa (21/7/2026). Indeks ditutup di posisi 6.319,85, melonjak 1,41 persen dari penutupan sebelumnya.
Pada awal sesi, IHSG dibuka menguat di level 6.273 dan sempat menyentuh titik tertinggi di 6.321. Namun, indeks sempat berbalik arah ke level terendah 6.247,35 sebelum akhirnya kembali menguat.
Sepanjang perdagangan siang ini, sebanyak 406 saham berhasil mencatatkan penguatan, sementara 241 saham melemah, dan 318 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp11,03 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 28,52 miliar saham.
Hampir seluruh sektor berada di zona hijau. Sektor keuangan, properti, infrastruktur, siklikal, barang baku, industri, energi, non-siklikal, transportasi, dan teknologi semuanya menguat. Satu-satunya sektor yang justru anjlok adalah sektor kesehatan yang turun 1,39 persen.
Indeks-indeks acuan lainnya juga mencatatkan kinerja positif. LQ45 naik 1,20 persen, IDX30 naik 0,89 persen, JII naik 1,29 persen, SRI-KEHATI naik 0,79 persen, dan ISSI naik 1,22 persen.
Tiga saham yang menjadi top gainers adalah PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang melesat 25 persen, PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) naik 24,75 persen, dan PT Tifa Finance Tbk (TIFA) naik 20,49 persen. Sementara itu, top losers dihuni oleh PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) yang turun 13,41 persen, PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) turun 12,30 persen, dan PT Niramas Utama Tbk (JELI) turun 9,55 persen.
Artikel Terkait
Purbaya Sebut Rumor Tak Berdasar Jadi Pemicu Kejatuhan IHSG Awal Juli
Purbaya Sebut Rumor Tak Berdasar Jadi Pemicu Kejatuhan IHSG Awal Juli 2026
IHSG Ditutup Menguat, Saham SULI Pimpin Top Gainer
IHSG Ditutup Menguat 1,72 Persen, Transaksi Tembus Rp21 Triliun