Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada akhir sesi perdagangan pertama, Selasa (21/7). Berdasarkan data dari Stockbit, indeks komposit menguat signifikan hingga jeda siang.
IHSG menguat 88,07 poin atau 1,40 persen ke level 6.319,85. Nilai transaksi tercatat Rp 11,07 triliun dengan volume 30,96 miliar lembar saham dan frekuensi 1,76 juta kali.
Top Gainers dan Top Losers
Saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) menjadi top gainer dengan kenaikan 260 poin (25,00%) ke 1.300. Disusul oleh PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) yang naik 125 poin (24,75%) ke 630, PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) naik 50 poin (20,49%) ke 294, PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) naik 9 poin (18,00%) ke 59, dan PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) naik 1.700 poin (17,17%) ke 11.600.
Di sisi lain, top loser adalah PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) yang turun 175 poin (13,41%) ke 1.130. Disusul PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) turun 30 poin (12,30%) ke 214, PT Niramas Utama Tbk (JELI) turun 75 poin (9,55%) ke 710, PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) turun 6 poin (9,52%) ke 57, dan PT Klinko Karya Imaji Tbk (KLIN) turun 11 poin (8,66%) ke 116.
Top Value dan Top Volume
Saham dengan nilai transaksi tertinggi adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp1,36 triliun, diikuti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp780,23 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp689,47 miliar, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp675,85 miliar, dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Rp465,54 miliar.
Sementara itu, saham paling aktif diperdagangkan berdasarkan volume adalah BNBR sebanyak 44,10 juta lembar, disusul BUMI 41,71 juta lembar, JGLE 17,47 juta lembar, DEWA 15,94 juta lembar, dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) 11,15 juta lembar.
Bursa Asia Variatif
Pergerakan bursa di kawasan Asia terpantau bervariasi pada jeda siang. Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 2,54% ke 65.781,42, Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,03% ke 25.150,75, Indeks SSE Composite di China turun 0,43% ke 3.779,91, dan Indeks Straits Times di Singapura naik 0,67% ke 5.535,77.
Artikel Terkait
Purbaya Sebut Rumor Tak Berdasar Jadi Pemicu Kejatuhan IHSG Awal Juli
Purbaya Sebut Rumor Tak Berdasar Jadi Pemicu Kejatuhan IHSG Awal Juli 2026
IHSG Ditutup Menguat, Saham SULI Pimpin Top Gainer
IHSG Ditutup Menguat 1,72 Persen, Transaksi Tembus Rp21 Triliun