PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 21 Juli 2026. Penurunan harga terbesar mencapai 15 persen pada Pertamina Dex. Kebijakan ini mencakup Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, dan Avtur.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada dinamika harga minyak dunia. "Sesuai yang kita ketahui, penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," ujar Kitty.
Berdasarkan penyesuaian tersebut, harga Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 per liter menjadi Rp19.300 per liter, lebih rendah Rp1.450 per liter. Adapun harga Dexlite turun dari Rp23.000 per liter menjadi Rp19.700 per liter, atau lebih rendah Rp3.300 per liter.
Sementara itu, harga Avtur untuk penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta, sebelum pajak, turun dari Rp22.190 per liter pada Juni menjadi Rp19.190 per liter pada Juli, atau lebih rendah Rp3.000 per liter.
Menurut Kitty, langkah ini merupakan hasil evaluasi berkala yang dilakukan Pertamina seiring perkembangan harga energi global dan mekanisme penetapan harga yang berlaku. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi juga mempertimbangkan aspek fiskal, daya beli masyarakat, dan kondisi perekonomian nasional.
Artikel Terkait
Pertamina Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 19 Juli 2026
Pertamina Pastikan Pasokan BBM Sumut Aman, Polisi Kawal Distribusi ke SPBU
Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Sumut Aman, Polisi Kawal Distribusi ke SPBU
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai, Pasokan Ditingkatkan 120-125 Persen