Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan awal pekan dengan penguatan. Pada Senin (20/7/2026), IHSG dibuka naik 0,36 persen ke level 6.197.
Tak berselang lama, indeks acuan itu terus melesat 0,55 persen ke posisi 6.209. Sebanyak 317 saham tercatat menghijau, sementara 119 saham melemah dan 528 saham lainnya stagnan. Volume transaksi awal mencapai 622 juta saham dengan nilai Rp413 miliar.
Penguatan juga terjadi pada sejumlah indeks lainnya. LQ45 naik 0,73 persen ke 626, JII menguat 0,71 persen ke 369, MNC36 bertambah 0,58 persen ke 274, dan IDX30 naik 0,72 persen ke 354.
Dari sisi sektoral, mayoritas berada di zona hijau. Sektor energi, konsumer non siklikal, keuangan, bahan baku, properti, konsumer siklikal, infrastruktur, transportasi, industri, dan kesehatan mencatatkan kenaikan. Sementara itu, sektor teknologi justru melemah.
Tiga saham dengan kenaikan tertinggi adalah Ciptadana Asset Management (XCIS) yang melonjak 27,55 persen, PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) naik 24,54 persen, dan PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) naik 24,48 persen. Di sisi lain, top losers dihuni oleh Indo Premier Investment Management (XIIF) yang turun 14,79 persen, Indo Premier Investment Management (XIIC) turun 14,68 persen, dan Pinnacle Persada Investama (XPDV) turun 14,55 persen.
Artikel Terkait
IHSG Ditutup Menguat 0,91 Persen, Ditopang Saham Barito dan Bakrie
IHSG Ditutup Menguat 0,91% ke 6.231,78, Rupiah Melemah ke Rp17.935 per Dolar AS
IHSG Dibuka Hijau, Menguat 0,86 Persen ke Level 6.228
IHSG Rawan Koreksi, Saham Energi dan Bank Jadi Pilihan