Latar belakang kepindahan ini cukup jelas. Saham-saham tersebut telah dikunci perdagangannya lebih dari satu hari berturut-turut. NATO disuspensi sejak 21 Januari, SPRE sejak sehari sebelumnya. Sementara MKAP baru dikunci pada 22 Januari, dan MGNA menyusul sejak 21 Januari lalu.
Kalau melihat catatan perdagangan terakhir, pergerakannya cukup beragam. NATO terakhir dibuka di harga Rp1.000, naik 5,26 persen. SPRE melesat 9,88 persen ke level Rp356.
Di sisi lain, MKAP justru menunjukkan lonjakan yang lebih tajam. Sahamnya melonjak 24,66 persen ke Rp910. MGNA juga naik signifikan 12,03 persen, ditutup di Rp298. Hanya waran MGNA-W yang tercatat melemah tipis, turun 0,76 persen ke posisi Rp260 per unit.
Sekarang, saham NATO hingga MGNA akan kembali diperdagangkan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Untuk waran MGNA-W, perdagangan akan berlangsung di Seluruh Pasar mulai sesi pertama hari ini.
Artikel Terkait
Tiga Provinsi di Sumatera Alami Deflasi Pascabencana, Tapi Biaya Hidup Tetap Meroket
Prabowo Geram pada Kelompok Apa Bisa, Targetkan Kemiskinan Ekstrem Hilang 2029
Prabowo Larang Ekspor Jelantah, Sawit Dijagokan Jadi Tanaman Ajaib untuk Biodiesel dan Avtur
IHSG Terjun Bebas 5,3%, Pasar Modal Indonesia Diguyur Awan Merah