Menurutnya, langkah ini sejalan dengan strategi bank untuk memperkuat portofolio di sektor-sektor produktif yang dampak sosialnya juga terasa. Jadi, bukan cuma urusan bisnis semata.
Kerja sama ini ternyata nggak cuma soal pinjaman uang. Masih ada peluang sinergi lain yang bakal dieksplorasi. Misalnya, layanan cash management untuk transaksi operasional rumah sakit, payroll untuk karyawan, sampai produk perbankan seperti priority banking dan KPR yang bisa dinikmati oleh pengurus dan tenaga medis di sana.
Di sisi lain, pihak KAIMI juga menyambut hangat kolaborasi ini. Direktur Utama mereka, Lily Herawati, mengungkapkan antusiasmenya.
“Dukungan pembiayaan dari KB Bank menjadi momentum penting bagi kami untuk mempercepat pengembangan infrastruktur dan kapasitas layanan Brawijaya Hospital Tangerang. Dengan fasilitas ini, kami dapat terus berinovasi dan meningkatkan standard pelayanan kesehatan yang kami berikan, sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat menikmati layanan kesehatan berkualitas dan terjangkau. Kami yakin kemitraan ini akan membawa manfaat nyata, baik bagi pasien maupun bagi kemajuan sektor kesehatan nasional,” ungkapnya.
Jelas sekali, dukungan finansial ini diharapkan bisa jadi bensin untuk akselerasi. Mereka ingin berinovasi lebih cepat dan tentu saja, meningkatkan standar pelayanan.
Ke depannya, kedua pihak sepakat untuk terus menjajaki peluang kolaborasi lain. Visinya sama: memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan sekaligus mendukung perekonomian nasional. Kerja sama ini baru awal, dan kemungkinan besar akan ada babak-babak lanjutan yang menarik untuk ditunggu.
Artikel Terkait
Yogya Galang Dana Kreatif, Atasi Rp32 Triliun yang Tidur di Bank
PT Singaraja Butuh Rp2,73 Triliun untuk Genjot Produksi Batu Bara
Udang di Piring Sekolah: Antara Gizi, Logistik, dan Masa Depan Petambak
IHSG Terkapar, Saham AIMS Anjlok Hampir 50% di Pekan Mencekam