Prabowo Dikritik Netizen: Pernyataan Lama Soal Bicara di TV Kembali Dipertanyakan

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:20 WIB
Prabowo Dikritik Netizen: Pernyataan Lama Soal Bicara di TV Kembali Dipertanyakan

Jauh sebelum resmi menjabat sebagai Presiden, Prabowo Subianto pernah menegaskan bahwa dirinya tidak akan bicara sembarangan di depan publik. Dalam sebuah pernyataan yang kini kembali viral, ia menyebut bahwa berbicara di televisi yang ditonton jutaan orang menuntut kehati-hatian ekstra. "Saya ini kalau bicara di depan TV ditonton jutaan orang, tidak boleh sembarangan bicara! Saya sudah benar-benar punya data, punya kajian-kajian, saya bisa mem-backup pernyataan-pernyataan saya," ujarnya dalam rekaman yang beredar.

Pernyataan itu kini menjadi sorotan warganet setelah sebuah unggahan di media sosial X mengaitkannya dengan pidato atau pernyataan terbaru sang presiden. Akun @P3gEl mengunggah potongan video tersebut dengan sindiran, "Presiden, seharusnya bapak mau mendengarkan statement bapak ini, kalau bicara di depan TV tidak boleh asal bicara karena ditonton jutaan orang." Unggahan itu pun ramai dibagikan dan memicu beragam komentar.

Bukan hanya itu, akun @LambeSahamjja juga menyoroti pernyataan Prabowo yang sempat menyinggung soal upah buruh bawang. Dalam cuitannya, ia mengutip pernyataan yang menyebut seorang buruh harian kupas bawang bernama Ibu Susana menerima upah Rp700.000 per kilogram. "Kalau bisa 10 kilo sehari dapat Rp7 juta, sebulan berarti Rp210 juta," tulis akun tersebut, menyiratkan ketidakpercayaan terhadap angka yang disebutkan.

Kedua unggahan itu menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial, dengan banyak netizen yang mengkritik konsistensi antara pernyataan lama dan tindakan atau pernyataan Prabowo saat ini. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak presiden terkait kritik yang beredar.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terpopuler