Semarak Seni dan Budaya Meriahkan Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

- Senin, 17 Agustus 2026 | 15:41 WIB
Semarak Seni dan Budaya Meriahkan Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka tidak hanya diisi dengan upacara bendera yang khidmat. Berbagai pertunjukan seni dan budaya turut mewarnai perayaan, membawa semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Sebelum upacara dimulai, penampilan pembuka dari Gita Bahana Nusantara (GBN) membawakan sejumlah lagu daerah, menyemarakkan suasana. Tari kolosal dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur juga ditampilkan di Halaman Istana Merdeka, menambah kemegahan acara.

Lantunan suara penyanyi wanita Tanah Air turut membangkitkan semangat nasionalisme. Angel Pieters membawakan lagu Zamrud Khatulistiwa, Lea Simanjuntak dengan Negeriku, dan Dira Sugandi membawakan Rayuan Pulau Kelapa.

Kemeriahan sajian seni tidak berhenti setelah upacara selesai. GBN bersama Sekolah Rakyat mempersembahkan lagu Hari Merdeka yang membangkitkan semangat kebangsaan.

Puncak perayaan diisi dengan persembahan seni spesial bertajuk Indonesia Rumah Bersama. Ratusan penampil dari berbagai latar belakang dan kelompok usia turut ambil bagian, mencerminkan keragaman bangsa.

Kurator penari, Eko Supriyanto, menjelaskan bahwa konsep kesenian yang ditampilkan mengusung pesan inklusivitas, sejalan dengan tema peringatan HUT ke-81 RI: berdaulat, adil, dan makmur.

"Yang pastinya, yang paling utama dan penting adalah kita menampilkan lebih inklusif. Semakin tahun, semakin harus lebih inklusif dan semakin merata," jelas Eko, dikutip dari keterangan Biro Sekretariat Presiden, Senin (17/8/2026).

Pagelaran ini menggabungkan nyanyian, tarian, dan penampilan pencak silat. Eko menambahkan bahwa acara dirancang dengan kolaborasi kuat, melibatkan pelajar, penyanyi, penari, hingga atlet.

"Kemudian ada pertunjukan spesial, dan pertunjukan spesial ini kita juga menunjukkan betapa kolaborasi antara pertunjukan-pertunjukan dari seluruh skema yang ada di seluruh nusantara, kita gabungkan dengan Unhan, Universitas Pertahanan," ungkapnya.

"Ini yang menjadi keyakinan nyata bahwa selain berdaulat, adil dan makmur. Inklusivitas itu termasuk dari teman-teman Unhan, termasuk dari seniman-seniman, bahkan anak-anak kecil dari SMP, SMA, perguruan tinggi juga kita tampilkan," lanjut Eko.

Penampilan ditutup dengan lagu Tanah Airku yang dibawakan seluruh penampil. Presiden Prabowo Subianto yang berada di mimbar kehormatan tampak berdiri dan turut menyanyikan lagu tersebut bersama seluruh undangan dan masyarakat yang hadir.

Suasana haru dan bangga menyelimuti Halaman Istana Merdeka, menutup rangkaian persembahan seni dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terpopuler