Seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Bayu Zulkarnain, diduga terjatuh ke Sungai Cisadane di kawasan Cipaku, Bogor Selatan, Jawa Barat, saat melintasi jembatan yang curam dan hanya bisa dilalui satu kendaraan. Peristiwa itu terjadi Kamis (13/8) sekitar pukul 19.00 WIB, dan hingga Jumat (14/8) proses pencarian masih terus dilakukan.
Kapolsek Bogor Selatan Kompol Ihin Solihin menjelaskan, jembatan penghubung antara Kelurahan Cipaku dan Pamoyanan tersebut memiliki turunan yang cukup curam, terutama dari arah Cipaku ke Pamoyanan. "Di jembatannya harus bergantian cukup satu sepeda motor saat melintas jembatan tersebut," ujarnya saat dihubungi wartawan, Jumat (14/8). Ia memperkirakan jarak dari jembatan ke permukaan sungai mencapai 25-30 meter.
Korban yang bekerja di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Pemkot Bogor itu tengah dalam perjalanan pulang kerja. Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menyebut korban sehari-hari memang kerap melintasi jembatan tersebut. "Posisinya cuma kan sehari-hari memang beliau pulang perginya memang melalui jalur jembatan ini," katanya.
Tiko menduga korban terjatuh akibat turunan yang curam. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya motor korban dalam posisi tergeletak di atas jembatan, serta tas yang mengambang di sungai sekitar 100 meter dari titik dugaan jatuh. "Motornya ditemukan di atas tergeletak, terus helm dan tasnya itu ada di muka air sekitar 100 meter dari dugaan titik jatuh," jelasnya.
Proses pencarian pada hari kedua ini melibatkan 70 personel dari BPBD, Basarnas, polisi, Damkar, Tagana, serta masyarakat. Mereka menyisir aliran Sungai Cisadane untuk menemukan korban.
Artikel Terkait
Tawuran di Pinggir Rel Ganggu Perjalanan KRL, Penumpuk di Stasiun Cawang Menumpuk
Pabrik Oncom di Bogor Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta
Ikan Mabuk di Sungai Cisadane, DLH: Akibat Perubahan Cuaca
Operasi SAR ASN Pemkot Bogor di Sungai Cisadane Resmi Ditutup