Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan rencananya untuk mendeklarasikan kemenangan penuh dalam konflik melawan Iran dalam waktu dekat. Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah pertemuan virtual, di mana ia mengklaim bahwa pengumuman resmi dapat dilakukan dalam dua pekan ke depan.
“Mungkin dalam dua minggu ke depan, kita akan mendeklarasikan kemenangan total,” ujar Trump, sebagaimana dilaporkan pada Selasa (9/6/2026). Ia menambahkan bahwa deklarasi tersebut akan segera terjadi dan berpotensi menekan harga minyak hingga anjlok.
Pernyataan itu muncul setelah Iran dan Israel mencapai kesepakatan untuk menghentikan bentrokan terbaru di antara keduanya. Meskipun harga minyak sempat turun menyusul perkembangan tersebut, angka perdagangan komoditas itu masih tercatat lebih tinggi secara tahunan.
Sementara itu, perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel di Iran telah memasuki bulan keempat pada Juni. Trump sebelumnya beberapa kali menyatakan bahwa konflik tersebut hampir berakhir, namun klaim itu terus dibantah oleh pihak Iran.
Teheran secara konsisten menolak pernyataan Trump mengenai kedekatan kesepakatan damai. Bahkan, pada pekan lalu, Iran dikabarkan menarik diri dari negosiasi tidak langsung dengan Washington.
Di sisi lain, Trump berulang kali menegaskan bahwa militer Amerika telah menghancurkan kemampuan rudal dan kekuatan militer Iran. Namun, fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya. Iran masih mampu melancarkan serangan ke berbagai sasaran di kawasan Timur Tengah dan terus memblokade Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia.
Artikel Terkait
BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,5 Persen dan Beri Insentif Demi Tarik Investasi Asing
Pelajar Tewas Jatuh dari Tebing Apparalang Bulukumba Saat Berfoto
BI Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,50 Persen, Perkuat Stabilisasi Rupiah di Tengah Gejolak Global
Chatib Basri: Pemerintah Hanya Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Pilih Mana?