Empat Bocah Tenggelam di Sungai Ponorogo, Satu Tewas dan Satu Kritis

- Senin, 25 Mei 2026 | 02:25 WIB
Empat Bocah Tenggelam di Sungai Ponorogo, Satu Tewas dan Satu Kritis

Empat bocah yang tenggelam di sebuah sungai di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Minggu (24/5/2026) menyisakan duka mendalam. Peristiwa yang bermula dari niat memancing di hari libur itu mengakibatkan satu anak meninggal dunia, satu dalam kondisi kritis, dan dua lainnya berhasil selamat.

Keempat korban diketahui merupakan teman bermain yang bertetangga dan duduk di kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah (MI). Mereka adalah A'lam Fawaid (10), Hasrin, Hanan, dan Ayin, seluruhnya warga Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Ponorogo. Isak tangis dan histeris keluarga pecah di lokasi ketika salah satu anak diangkat dari dasar sungai dalam keadaan tak bernyawa.

Peristiwa nahas itu berawal ketika keempat bocah tersebut berniat menghabiskan libur akhir pekan dengan memancing di Sungai Kedung Sulur, tak jauh dari kediaman mereka. Namun, karena tak kunjung mendapatkan ikan, mereka memutuskan untuk mandi di sungai tersebut. Diduga karena tidak mahir berenang, keempatnya terseret arus sungai yang dalam hingga tenggelam.

Di tengah kepanikan, anak-anak itu sempat berteriak histeris meminta tolong. Warga sekitar yang mendengar suara tersebut segera berlari menuju lokasi dan memberikan pertolongan. Dari empat anak, Ayin berhasil berenang sendiri ke tepi, sementara Hasrin dan Hanan diangkat warga dalam kondisi sekarat. Tak lama kemudian, warga menemukan A'lam Fawaid terbenam di dasar sungai. Saat dievakuasi ke permukaan, nyawa bocah berusia 10 tahun itu sudah tidak tertolong.

Petugas Polsek Badegan yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi mata. Kapolsek Badegan, AKP Haryono, mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, penyebab kejadian diduga kuat karena para korban tidak bisa berenang saat mandi di sungai," ujarnya.

Polisi menyita sejumlah barang milik korban yang tertinggal di pinggir sungai, antara lain alat pancing dan pakaian, sebagai barang bukti. Jasad A'lam Fawaid telah diserahkan kepada pihak keluarga yang berduka untuk segera dimakamkan. Sementara itu, satu korban selamat masih menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat, dan dua lainnya diizinkan rawat jalan. Kasus tenggelamnya bocah ini kini ditangani lebih lanjut oleh petugas Polres Ponorogo.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags