Trump Tegaskan Tak Butuh Bantuan China Akhiri Perang dengan Iran, Meski Akan Bahas Konflik dengan Xi Jinping

- Rabu, 13 Mei 2026 | 05:35 WIB
Trump Tegaskan Tak Butuh Bantuan China Akhiri Perang dengan Iran, Meski Akan Bahas Konflik dengan Xi Jinping

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa dirinya tidak memerlukan bantuan China untuk mengakhiri perang dengan Iran. Meski demikian, Trump mengakui akan membahas konflik tersebut secara mendalam dengan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan bilateral yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.

Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan sebelum bertolak menuju Beijing. "Kita akan berbicara panjang lebar tentang hal itu," ujarnya, seperti dilaporkan AFP pada Rabu (13/5/2026).

China selama ini memegang peran penting sebagai mitra ekonomi utama Iran, termasuk menjadi pembeli terbesar minyak Iran serta pendukung diplomatik yang signifikan di panggung global. Namun, Trump menegaskan bahwa dirinya tidak menggantungkan harapan pada Xi untuk menemukan jalan keluar dari konflik yang telah berlangsung selama dua setengah bulan.

Konflik tersebut dipicu oleh serangan besar-besaran Amerika Serikat dan Israel, yang kemudian berujung pada kebuntuan akibat perebutan kendali atas jalur pelayaran strategis Selat Hormuz. "Kita punya banyak hal untuk dibahas. Sejujurnya, saya tidak akan mengatakan Iran adalah salah satunya, karena kita sudah mengendalikan Iran dengan sangat baik," kata Trump.

Ia menambahkan dengan nada tegas, "Kita akan membuat kesepakatan atau mereka akan dihancurkan."

Di tengah laporan yang menyebut China masih terus membantu mempersenjatai Iran dan membeli minyak yang dikenai sanksi, Trump justru memberikan penilaian positif terhadap Xi. "Mereka mendapatkan banyak minyak dari daerah itu. Kami tidak punya masalah. Dan dia adalah teman saya. Dia adalah seseorang yang akrab dengan kami," ujar Trump.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar