Simulasi manasik haji yang mengedepankan praktik langsung digelar untuk memberikan gambaran komprehensif bagi calon jemaah, tidak hanya sebatas pemahaman teori, tetapi juga pengalaman spiritual dari setiap rangkaian ibadah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Jurnalis Metro TV, Wily Dharmawan, melaporkan bahwa rangkaian simulasi ini mencakup tata cara penggunaan kain ihram, tawaf, hingga lempar jumrah. Selama proses berlangsung, para jemaah didampingi secara intensif oleh ustaz-ustaz pembimbing berpengalaman untuk memastikan setiap tahapan dilakukan sesuai syariat.
Salah satu poin krusial dalam manasik kali ini adalah pemaknaan penggunaan kain ihram. Ustaz Yunus, pembimbing dari Patuna Travel, menjelaskan bahwa mengenakan ihram merupakan simbol kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT.
"Esensinya adalah kita di hadapan Allah itu semua sama. Allah memerintahkan memakai ihram ini agar kita tidak merasa sebagai pejabat, pengusaha, atau raja. Yang membedakan hanyalah takwanya, yaitu rasa bahwa dirinya adalah hamba yang diatur dan butuh kepada Allah," ujar Ustaz Yunus dalam laporan Primetime News Metro TV, Senin, 11 Mei 2026.
Ia menambahkan bahwa memahami teori saja tidak cukup. Melalui manasik, jemaah diharapkan mampu menyentuh sisi kalbu dalam setiap gerakan ibadah, sehingga dapat meraih predikat haji yang mabrur.
Sementara itu, simulasi ini mendapatkan respons positif dari para jemaah. Tubagus Fauzan, salah satu peserta manasik, mengaku bahwa praktik langsung ini sangat membantunya memvisualisasikan tantangan di lapangan nanti.
"Semakin tidak sabar segera ke sana. Bimbingan dari Patuna memberikan gambaran yang sangat lengkap. Bukan hanya teori, tapi dipraktikkan, jadi sudah terbayang dan sangat terbantu oleh ustaz-ustaz yang berpengalaman," ungkap Tubagus dengan antusias.
Dengan pembekalan yang matang, baik secara teknis maupun spiritual, para jemaah diharapkan dapat menjalani ibadah haji dengan lebih khusyuk, ikhlas, dan siap menghadapi segala situasi di Tanah Suci.
Artikel Terkait
Polisi Tahan Pria di Sinjai Diduga Cabuli Remaja 15 Tahun, Adiknya Jadi Tersangka Anak
Xi Jinping: Hubungan AS-Tiongkok Harus Berlandaskan Kemitraan, Bukan Persaingan
Polisi Bantah Kaitan Penemuan Jasad Remaja di Karawang dengan Bentrokan Suporter, Ungkap Motif Perampokan
Polisi Filipina Tangkap Satu Tersangka Baku Tembak di Gedung Senat, Senator Buronan ICC Berlindung di Dalam