Elektabilitas Purbaya Yudhi Sadewa 2029 Tertinggi, IPO: Jangan Diganggu Propaganda

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 11:10 WIB
Elektabilitas Purbaya Yudhi Sadewa 2029 Tertinggi, IPO: Jangan Diganggu Propaganda
Elektabilitas Purbaya Yudhi Sadewa 2029 Tinggi, IPO: Jangan Ganggu dengan Propaganda

Elektabilitas Purbaya Yudhi Sadewa 2029 Tinggi, IPO: Jangan Ganggu dengan Propaganda

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menegaskan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebaiknya tidak diganggu dengan propaganda elektabilitas menyambut kontestasi politik 2029. Pernyataan ini disampaikan menanggapi temuan survei IndexPolitica Indonesia yang menempatkan elektabilitas Purbaya pada posisi tinggi.

"Purbaya akan baik jika tidak diganggu dengan propaganda elektabilitas, tetapi perlu diberi evaluasi kinerja," kata Dedi melalui layanan pesan, Jumat (31/10).

Konsistensi Purbaya Yudhi Sadewa dalam Bicara Anggaran

Dedi Kurnia Syah menilai Purbaya Yudhi Sadewa tidak terkesan membuat kegiatan populis. Eks Ketua Dewan Komisioner LPS itu dinilai selalu konsisten berbicara tentang keuangan dan anggaran, berbeda 180 derajat dengan figur politik lain.

"Purbaya selalu bicara soal keuangan dan anggaran, berbeda dengan Dedi Mulyadi, Anies Baswedan, bahkan Gibran Rakabuming Raka yang memang banyak lakukan gimik," ungkapnya.

Dinamika Politik 2029 dan Elektabilitas Purbaya

Dedi menilai terlalu dini membicarakan elektabilitas dalam konteks Pilpres 2029 mengingat dinamika politik nasional yang tidak stabil. Meski demikian, dia mengakui bahwa sosok Purbaya Yudhi Sadewa saat ini memang sedang diminati publik.

"Itu lebih banyak karena faktor kinerja dan gaya kepemimpinan Purbaya, sehingga mungkin saja Purbaya masuk dalam radar, meskipun dia sendiri cenderung belum terlihat tertarik karena mengesankan sibuk bekerja," ujar dia.

Survei Elektabilitas Purbaya Yudhi Sadewa 2029

Dalam survei terbaru IndexPolitica Indonesia, elektabilitas Menkeu Purbaya sebagai calon wakil presiden 2029 berada di peringkat atas dengan angka 28,65 persen. Posisi ini mengalahkan sejumlah tokoh partai seperti:

  • Dedi Mulyadi (20,15 persen)
  • Agus Harimurti Yudhoyono (15,75 persen)
  • Wapres Gibran Rakabuming Raka (12,35 persen)

Survei IndexPolitica bertajuk "Menakar Persepsi Masyarakat terkait Isu Politik Menuju Pemilu 2029" ini digelar pada 1-10 Oktober 2025 dengan jumlah responden 1.610. Tingkat toleransi kesalahan (Margin of Error) sekitar 1,6 persen pada tingkat kepercayaan 95,0 persen.

Kontestasi Politik Dikuasai Parpol, Bukan Elektabilitas

Dedi Kurnia Syah juga menyoroti bahwa kontestasi politik saat ini lebih dikuasai oleh partai politik, bukan sekadar soal elektabilitas. Dia mencontohkan status Gibran Rakabuming Raka menyambut kontestasi 2024 yang awalnya tidak masuk dalam tiga besar elektabilitas, namun tetap bisa menjadi calon wakil presiden.

"Gibran diajukan, tentu faktor kekuasaan, bukan karena kapasitas ataupun elektabilitas," ungkapnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar