Polisi Pastikan Video Teror Pocong di Grobogan adalah Hoaks

- Senin, 25 Mei 2026 | 02:45 WIB
Polisi Pastikan Video Teror Pocong di Grobogan adalah Hoaks

Viralnya video yang diklaim menunjukkan teror hantu pocong di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, membuat warga resah sebelum akhirnya dipastikan sebagai informasi palsu. Rekaman tersebut tersebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu pertanyaan dari sejumlah warga yang mengaku menerima kabar dari kerabat mereka.

Salah satu unggahan muncul di grup Facebook Info Juwangi Sendangharjo Karangrayung. Seorang anggota grup menanyakan kebenaran informasi yang diterima istrinya mengenai adanya pocong maling di Desa Karangsono. Pertanyaan itu disertai tangkapan layar percakapan WhatsApp berbahasa Jawa yang menyebutkan teror pocong bersenjata tajam di wilayah tersebut, serta sebuah video yang memperlihatkan sosok diduga pocong mengetuk jendela rumah tanpa keterangan waktu dan lokasi yang jelas.

Akun Instagram @infogrobogan.id juga turut mengunggah dua tangkapan layar status WhatsApp yang membahas soal teror serupa, meskipun lokasi kejadian tidak dapat dipastikan. Situasi ini memicu keresahan di tengah masyarakat sebelum pihak kepolisian angkat bicara.

Pelaksana Tugas Kepala Seksi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, menegaskan bahwa unggahan tersebut tidak benar. Menurutnya, video yang beredar merupakan hoaks yang sengaja disebarkan untuk menakut-nakuti publik.

“Hoaks. Dalam postingan tersebut, daerah Karangsono yang dimaksud yaitu daerah Stasiun Karangsono turut Desa Suru, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan,” kata Arif saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).

Arif menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan patroli media sosial dan menemukan fakta bahwa video serupa diunggah di berbagai platform dengan lokasi yang berbeda-beda. Salah satunya bahkan dikaitkan dengan wilayah Magelang.

“Bahwa dari hasil penelusuran dari berbagai video yang sama dan diposting di berbagai platform media sosial didapati juga berlokasi di wilayah Magelang. Sehingga ada kemungkinan video tersebut dipakai oleh beberapa akun dengan hanya mengganti narasi caption lokasi yang berbeda-beda,” ujarnya.

Menurut Arif, penyebaran konten tersebut dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang ingin meraih keuntungan pribadi sekaligus menimbulkan kepanikan di kalangan warga Grobogan. Untuk menangkal isu ini, kepolisian mengerahkan Bhabinkamtibmas di setiap desa.

“Mengedepankan peran dari Bhabinkamtibmas Polsek jajaran memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak panik dan resah dalam menyikapi beredarnya isu hantu pocong,” pungkas Arif.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar