Kabar tentang kemunculan pocong kembali menggemparkan warga Depok, Jawa Barat, setelah sebuah unggahan viral beredar luas di media sosial. Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh pihak berwenang, informasi tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.
Informasi yang meresahkan ini pertama kali muncul di wilayah Pasir Putih, Sawangan, Depok, pada April lalu. Dalam sebuah foto yang tersebar di grup WhatsApp RT, seorang warga mengirimkan gambar yang diklaim sebagai penampakan pocong berdiri di depan pintu rumah. Kehebohan semakin menjadi ketika warga saling menginformasikan bahwa pocong tersebut juga terlihat berkeliling di Gang Nangka, Pasir Putih, Sawangan.
Beredar pula cerita bahwa pocong itu sempat mendatangi sejumlah warga. Beberapa di antaranya bahkan mengaku mengalami kesurupan setelah didatangi. Menurut pengakuan yang beredar, pocong tersebut meminta agar talinya dibuka.
Menanggapi keresahan yang meluas, Kepolisian Sektor Bojongsari segera bergerak. Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari, mengerahkan jajarannya untuk menyelidiki kebenaran isu tersebut. Pada Jumat (24/4) malam, polisi bersama warga setempat melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat kemunculan.
Hasil penyelidikan di lapangan memastikan bahwa kabar tersebut tidak berdasar. “Kami sudah cek, bersama ketua RT setempat dan berita tersebut adalah hoax,” ujar Kompol Fauzan Thohari.
Pengecekan dilakukan di RT 04/RW 04, Kelurahan Pasir Putih, Sawangan, Depok. Ketua RT setempat secara tegas membantah kebenaran informasi yang viral. “Kami ketua lingkungan RT 04/RW 04 Kelurahan Pasir Putih, kami mau menyampaikan bahwa saat ini berita viral yang ada di medsos tentang pocong bahwa ini tidak benar,” ujarnya.
Artikel Terkait
32 Siswa di Serang Diduga Keracunan Usai Makan Program MBG, Dua Dirawat Intensif di RS
Euforia Juara Persib: Bobotoh Difabel Ikut Konvoi, Wali Kota Ungkap Pemain Kehilangan Ponsel
Kecelakaan di Tol Layang Slipi, Dua Mobil Terlibat Tabrakan hingga Lalu Lintas Macet
Banjir Landa Palabuhanratu, Sungai Cipalabuhan Meluap dan Rendam Puskesmas hingga Pasar