Seekor king kobra sepanjang tiga meter membuat geger warga di Desa Cinembey, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Jumat (22/5/2026) petang. Sifat agresif ular berbisa mematikan itu dan posisinya yang terselip di ruang sempit sempat menyulitkan petugas pemadam kebakaran saat proses evakuasi berlangsung.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.10 WIB, ketika Tetin (50), seorang ibu rumah tangga, menemukan ular tersebut di area perkebunan dekat pohon pisang di sisi selatan rumahnya. Tanpa diduga, ular itu kemudian bergerak dan bersembunyi di sela-sela tumpukan asbes bekas di halaman depan.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, menuturkan bahwa Tetin sempat terkejut saat menyadari ular yang dilihatnya adalah king kobra dikenal dengan nama ilmiah Ophiophagus bungarus dengan ukuran tubuh mencapai tiga meter.
“Menjelang magrib ular tersebut pertama kali diketahui oleh Ibu Tetin di kebun sebelah selatan rumahnya di dekat pohon pisang dan ular tersebut lari ke depan halaman rumah masuk ke sela-sela tumpukan asbes yang tidak terpakai. Kemudian Titin kaget saat melihat jelas ternyata ular tersebut ular king kobra sangat besar dengan panjang 3 meter,” ujar Arga, Sabtu (23/5/2026).
Khawatir reptil berbisa itu dapat membahayakan anggota keluarga dan warga sekitar, Tetin segera melapor ke perangkat desa setempat, Ori, yang kemudian meneruskan informasi tersebut ke UPT Pemadam Kebakaran Kuningan.
“Dikhawatirkan membahayakan orang rumah dan lingkungan sekitar, Tetin langsung melaporkannya ke Bapak Ori selaku perangkat desa untuk meneruskan laporan tersebut ke UPT Pemadam Kebakaran Kuningan,” lanjut Arga.
Menindaklanjuti laporan warga, Damkar Kuningan mengerahkan empat personel ke lokasi. Sesampainya di tempat kejadian, ular masih bersembunyi di balik tumpukan asbes. Celah yang sempit serta risiko sengatan bisa yang mematikan membuat petugas sempat kewalahan. Meski demikian, setelah berjibaku selama 15 menit, king kobra berhasil diamankan.
“Hambatannya, ular king kobra merupakan ular berbisa dan bersembunyi di balik tumpukan asbes sehingga anggota harus berhati-hati dalam evakuasi. Panjang ularnya 3 meter. Selesai evakuasi pukul 19.10 WIB,” tutur Arga.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Melemah, IHSG Menguat di Tengah Optimisme Pasar dan Penyaluran BPNT Tahap Kedua
Polisi Identifikasi Pria Bersenjata yang Tewas Ditembak di Luar Gedung Putih, Sempat Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
Asal-usul Istilah Debat Kusir dari Anekdot Haji Agus Salim Naik Delman
Kepala BGN Dadan Hindayana Naik Haji Reguler, Anggota DPR Apresiasi Sikap Sederhana